Senin, 22 Juli 2024

Komisi A DPRD Apresiasi Pencapaian Target DisKominfo Jatim Sepanjang 2023

Diunggah pada : 14 Juni 2024 19:04:51 27
Juru Bicara (Jubir) Komisi A DPRD Jatim, Yordan M. Batara-Goa memberikan laporan komisi A terkait Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023 ke pimpinan DPRD Jatim dan disaksikan Pj Sekdaprov Jatim. (Dok. Humas Sekwan DPRD Jatim)

Jatim Newsroom - Juru Bicara (Jubir) Komisi A DPRD Jatim, Yordan M. Batara-Goa memberikan apresiasinya terhadap Diskominfo Jatim atas keberhasilan capaian indikator program sepanjang tahun 2023 dalam Rapat Paripurna Tahun Sidang 2024 DPRD Provinsi Jatim, pada Jumat (14/6/2024).

Dirinya mengungkapkan bahwa dari total 9 indikator, Diskominfo Jatim berhasil mencapai target sebanyak 6 indikator dan 3 indikator lainnya berhasil melampaui target tanpa satu pun indikator yang tidak memenuhi target.

"Serta untuk indikator Kegiatan Dinas Kominfo 2023 dengan total indikator 28 dan yang melampaui target 8 indikator serta yang tidak mencapai target 0," ungkapnya.

Lebih lanjut, politisi dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut menyatakan bahwa BPSDM Jatim telah mengalokasikan secara rutin dana sebesar 3 miliar 388 juta 299 ribu rupiah pada tahun 2023 untuk pemeliharaan aset.

Untuk lembaga BKD, Yordan berharap agar BKD semakin baik dalam hal rekrutmen pegawai, tata kelola sistem administrasi kepegawaian, kepangkatan, penempatan pegawai sesuai pendidikan dan keahliannya serta persoalan pemberian data informasi pegawai yang memasuki masa pensiun tahun 2025.

"Saya menyoroti Inspektorat Provinsi Jatim yang realisasi belanja pengawasan tahun 2023 tidak maksimal karena SDM yang terbatas sehingga kegiatan tidak berjalan secara maksimal," ujarnya.

Yordan merinci realisasi pagi anggaran hibah 2023 yang dilaksanakan Bakesbangpol untuk lembaga Ormas sebesar 112 miliar 625 juta rupiah yang telah terealisasi 100 persen dan hibah bantuan Parpol sebesar 50 miliar 75 juta 397 ribu 500 rupiah juga telah terealisasi 100 persen.  "Untuk biro umum Setdaprov total anggaran terbagi dalam 3 belanja, belanja pegawai sebesar 104 miliar 861 juta 883 ribu rupiah, barang dan jasa 251 miliar 128 juta 809 ribu 90 rupiah serta modal sebesar 12 miliar 239 juta 244 ribu 910 rupiah," jelasnya.

Sedangkan untuk Biro Administrasi Pimpinan dan Biro Pemerintahan Otonomi Daerah, Yordan berharap agar kegiatan-kegiatan dalam biro tersebut menjadi perhatian bersama untuk peningkatan kinerja ke depannya.  "Biro hukum realisasi sebesar 19 miliar 281 juta 291 ribu 852 rupiah sedangkan biro organisasi realisasinya sebesar 15 miliar 389 juta 381 ribu 658 rupiah," beber Yordan.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa merealisasikan 125 juta 475 ribu 60 rupiah sedangkan Satpol PP merealisasikan 47 miliar 119 juta 322 ribu 379 rupiah, lebih lanjut BRID merealisasikan anggaran sebesar 28 miliar 334 juta 909 ribu 889 rupiah.

"Badan koordinasi wilayah I Madiun merealisasikan 41 juta 821 ribu 156 rupiah, untuk Wilayah II Bojonegoro melaksanakan program dengan dana APBD 14.961.673.000 rupiah serta Wilayah III Malang dengan realisasi sebesar 559 juta 396 ribu 776 rupiah," rinci Yordan.

Dirinya menambahkan, untuk Wilayah IV Pamekasan memiliki realisasi pendapatan sebesar 14 miliar 495 juta 950 ribu rupiah dan Wilayah V Jember terealisasi sebesar 11.536.263.339,00 rupiah untuk kegiatan. "Badan Penghubung Jatim realisasinya 29 miliar 289 juta 210 ribu 530 rupiah dan untuk sekretariat dewan terealisasi 218 miliar 548 juta 5 ribu 181 rupiah," katanya.

Diakhir, sebagai perwakilan dan Jubir dari Komisi A, Yordan berharap agar kedepannya Laporan Komisi A dapat menjadi bahan pertimbangan tim anggaran pemerintah dan Banggar DPRD. "Laporan ini bisa menjadi bahan pertimbangan untuk finalisasi pembahasan rancangan APBD Jatim untuk 2024,"pungkasnya. (Pca/hjr)

#pemprov jatim #dprd jatim #Kadis Kominfo Jatim #sherlita