Jumat, 2 Desember 2022

Kick Off 1 Abad NU, PCNU Kraksaan Gelar Kirab Panji dan Jalan Sehat Bareng Kiai

Diunggah pada : 1 Oktober 2022 13:54:13 37
Pengguntingan pita dan pelepasan balon udara sebagai tanda kick off 1 abad NU, PCNU Kota Kraksaan

Jatim Newsroom - Sebagai tanda kick off 1 abad organisasi Nahdlatul Ulama (NU), PCNU Kota Kraksaan menggelar kirab panji dan jalan sehat bersarung bareng kiai, Sabtu (1/10/2022) pagi. Kegiatan yang mengambil tema “Mendigdayakan Nahdlatul Ulama Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru” ini mengambil start dan finish di Lapangan Desa Kedungsari Kecamatan Maron.

Wakil Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko, mengatakan, jalan sehat sarungan ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus syiar agama Islam yang tentu sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat, setelah 2 (dua) tahun vakum akibat pandemi Covid-19.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mensukseskan acara ini dan juga kepada masyarakat yang sangat antusias dan begitu bersemangat mengikuti acara ini,” katanya.

Wabup Timbul mengharapkan agar peran ulama khususnya di jajaran NU bisa terus berkembang. Sebab Negara Indonesia ini ada salah satunya karena peran dari NU. Terlebih di saat sekarang dengan banyaknya ideologi yang ditawarkan sehingga perlu sebuah benteng kokoh agar generasi muda NU tidak terpengaruh oleh ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

“Dengan banyaknya generasi muda yang datang dalam kegiatan ini, tentu ini sangat melegakan sekali. Artinya generasi muda masih berada pada ideologi Pancasila. Apalagi Indonesia sudah sepakat bahwa ideologi kita adalah Pancasila,” jelasnya.

Menurut Timbul, kader NU sudah banyak yang bertebaran. Sebab NU merupakan gudangnya para pemimpin. Tinggal mau memilih asalkan ikhlas mau membantu. “Oleh karena itu saya harapkan banyak masyarakat yang bisa memakmurkan NU dan bukan menumpang hidup di NU,” tegasnya.

Lebih lanjut Wabup Timbul mengharapkan seluruh jajaran pengurus NU untuk bersama-sama merawat lembaga-lembaga pendidikan dan pondok pesantren yang ada di Kabupaten Probolinggo. Sebab keberadaan lembaga pendidikan dan pondok pesantren ini merupakan benteng NU dalam menghadapi ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

“Ini perlu kesadaran kolektif dan perlu kebersamaan. Kalau bisa membagi perannya masing-masing, maka NU akan tetap dicintai oleh masyarakat. Selama ini hubungan NU dengan pemerintah sudah sangat baik. NU sudah banyak membantu program pembangunan di Kabupaten Probolinggo,” terangnya.

Wabup menambahkan, bahwa peran pemerintah adalah melindungi seluruh ormas yang ada di Kabupaten Probolinggo yang bisa merawat dengan baik kebersamaan dan keanekaragaman. “Mari kita lanjutkan kebersamaan ini. Peran NU sangat diharapkan untuk bersama-sama membangun Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya.

Kirab panji dan jalan sehat bersarung bareng kiai ini diikuti kurang lebih 12 ribu warga NU yang berasal dari jajaran pengurus PCNU Kota Kraksaan dengan melibatkan MWCNU Gending, MWCNU Banyuanyar, MWCNU Maron, MWCNU Tiris Barat dan MWCNU Tiris Timur.

Kegiatan ini dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko dengan pengguntingan pita dan pelepasan balon udara. Turut mendampingi Rais Syuriyah PCNU Kota Kraksaan KH Abdul Wasik Hannan, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan H. Ahmad Muzammil bersama sejumlah jajaran pengurus serta sejumlah pengasuh pondok pesantren.

Kick off 1 Abad NU ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo H. Akhmad Sruji Bahtiar, anggota DPR RI Aminurrohman, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Muzammil Syafi’i dan Habib Mahdi serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan, H Ahmad Muzammil, mengungkapkan Hari Lahir (Harlah) NU telah ditetapkan berdasarkan kalender hijriyah yang jatuh pada tanggal 16 Rajab 1444 Hijriyah.

“Ini merupakan suatu amanah dari hasil Muktamar NU ke-32 di Makasar tahun 2010 yang memutuskan bahwa Harlah NU menggunakan label hijriyah. Oleh karenanya, NU usianya sudah mencapai 1 abad atau 100 tahun berkiprah di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujarnya.

Muzammil mengharapkan dengan usia yang sudah mencapai 1 abad, setiap tahun akan tumbuh 1 pembaharu di tubuh NU mulai dari PBNU hingga ranting NU. “Harapannya bagaimana di jajaran NU dan pemerintahan mulai dari eksekutif, legislatif dan yudikatif ada pembaharu,” jelasnya.

Muzammil menerangkan kick off 1 abad NU ini merupakan pembukaan dari kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan dalam peringatan 1 abad NU dan menyongsong abad ke-2. Kegiatannya melibatkan semua lembaga badan otonom. Ini adalah perwujudan dan amanah dari PBNU untuk mengadakan pekan olahraga NU di tiap-tiap cabang untuk memeriahkan kick off 1 abad NU. Untuk PCNU Kota Kraksaan sepakat mengadakan kirab panji dan jalan sehat bersarung bersama kiai.

“Kita juga akan mengadakan kegiatan PKPNU (Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama) dengan target 600 kader di PCNU Kota Kraksaan selama momentum 1 abad NU. Serta Lazisnu yang sudah beranggotakan 9 MWCNU dengan sasaran kaum dhuafa bisa ditangani oleh PCNU Kota Kraksaan,” tegasnya. (ern/s)

#kabupaten probolinggo