Selasa, 23 Juli 2024

Kegiatan Magang ASN Pemprov Sumbar di Jatim Resmi Ditutup

Diunggah pada : 1 Maret 2024 19:43:30 50
Kepala BPSDM Jatim, Ramliyanto (batik biru) saat sesi foto bersama usai menutup kegiatan magang ASN Pemprov Sumbar di Pemprov Jatim, di Ruang Kelas A, BPSDM Jatim Surabaya, Jumat (1/3/2024). Foto : Rafly / JNR

Jatim Newsroom – Kegiatan magang ASN Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) di Pemprov Jatim, secara resmi ditutup oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur (BPSDM Jatim), Ramliyanto, di Ruang Kelas A, BPSDM Jatim, Surabaya, Jumat (1/3/2024). Sebelumnya, kegiatan magang yang diikuti sejumlah 26 ASN Pemprov Sumbar tersebut, dibuka pada Senin, 26 Februari 2024 lalu.

Dalam sambutannya, Kepala BPSDM Jatim, Ramliyanto menyampaikan apresiasi dari Penjabat (Pj.) Gubernur Jatim, Adhy Karyono atas terselenggaranya kegiatan magang para ASN Pemprov Sumbar di Pemprov Jatim ini. 

“Setelah pembukaan kegiatan pada Senin lalu, dan kemudian dilaporkan kepada Pj. Gubernur Jatim, beliau sangat mengapresiasi kegiatan ini. Karena menurut beliau, kegiatan ini bagian dari misi Negara Kesatuan Republik Indonesia bahwa ASN itu adalah perekat persatuan dan kesatuan. Dengan magang seperti ini tentu sinergi akan terbangun, sehingga banyak media yang memberitakan ASN Sumbar magang di Provinsi Jawa Timur, karena ini bagian dari ikhtiar kita untuk sinergi antar daerah,” tutur Ramliyanto. 

Lebih lanjut, Ramliyanto menerangkan, di Jawa Timur prinsip-prinsip seperti kolaborasi dan sinergi itu menjadi tag line utama. “Dan kalau BPSDM Jawa Timur sendiri, kami punya tag line ‘Kompak’ atau singkatan dari Kolaborasi Berdampak. Kolaborasi tapi ada dampaknya. Bahwa praktek-praktek baik di Jawa Timur yang dilakukan Pemprov Jatim, terutama yang di lokus-lokus tempat magang. Itu terbuka untuk direplikasi, adopsi dan modifikasi,” terangnya. 

Oleh sebab itu, kepada seluruh peserta magang yang merupakan para ASN Pemprov Sumbar, Ramliyanto menjelaskan, dari hasil magang ini jika dibutuhkan replikasi, baik secara penuh, sebagian maupun dengan modifikasi penyesuaian, itu dapat secara terbuka dilakukan. 

“Harapan kami di Pemprov Jatim tentu program magang yang hanya beberapa hari ini tidak berakhir di acara penutupan seperti ini, tetapi terus terjalin komunikasi antara peserta yang sudah magang di beberapa lokus pada perangkat daerah di Pemprov Jatim, itu bisa terus dijalin komunikasi, bahkan kerja sama yang lebih formal. Karena memang di Jawa Timur terbuka untuk replikasi, modifikasi, adaptasi, maupun adopsi,” jelas Ramliyanto. 

Ramliyanto menilai, kegiatan magang ASN Pemprov Sumbar di Pemprov Jatim ini sudah sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN. 

“Nah, kegiatan magang seperti ini pasca diterbitkannya UU Nomor 20 tahun 2023 tentang ASN, adalah pembuktian bahwa ASN Pemprov Sumbar sudah menunjukkan belajar itu tidak harus di kelas, tapi dengan pembelajaran kolaboratif, berbentuk magang yang sudah dilakukan dengan sangat luar biasa. Kompetensi kita makin ter- update dan terintegrasi ketika kita bersinergi, dan berkolaborasi dengan teman-teman kita sesama ASN di Indonesia,” tukasnya. 

Atas nama Pemprov Jatim, Ramliyanto menuturkan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sumbar terutama kepada BPSDM Sumbar, karena telah dipercaya untuk menjadi lokus pembelajaran para ASN Sumbar magang di Jawa Timur. 

“Atas semua itu, tentu kami juga akan menyampaikan permohonan maaf jika ada pelayanan kami yang kurang berkenan. Kami mohon dengan hormat untuk dimaafkan karena mungkin perbedaan budaya kerja itu sudah tidak ada lagi, apalagi kita sudah memiliki nilai dasar yang sama, yakni ASN BerAKHLAK yang merupakan satu strategi pemerintah untuk membuat budaya kerja ASN di manapun berada tidak lagi berbeda,”  pungkasnya. (vin/s) 

#pemprov jatim #ASN #BPSDM Jatim #Pemprov Sumbar