Sabtu, 3 Desember 2022

Kaper BKKBN Jatim Hadiri Apel Siaga TPK Bergerak dalam Penurunan Stunting di Bangkalan

Diunggah pada : 12 Mei 2022 14:41:09 86
Kaper BKKBN Jatim, Dra. Maria Ernawati, M.M., menghadiri Apel Siaga TPK Bergerak yang bertempat di Pendopo Kabupaten Bangkalan. Selain itu, kegiatan dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangkalan serta Kepala OPD-KB Kabupaten Bangkalan.

Jatim Newsroom- Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jatim, Maria Ernawati, mengikuti Apel Siaga Tim Pendamping Keluarga (TPK) Bergerak yang bertempat di Pendopo Kabupaten Bangkalan. Kegiatan ini juga diikuti oleh Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangkalan, serta Kepala OPD-KB Kabupaten Bangkalan.

Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron, dalam sambutannya mendukung Percepatan Penurunan Stunting (PPS) di Kabupaten Bangkalan. Oleh karena itu, ia telah menerbitkan Perda tentang Tim PPS tingkat Kabupaten Bangkalan sehingga prevalensi stunting yang saat ini masih 38.8%, diharapkan bisa turun menjadi 14% di tahun 2024.

“Kami menerbitkan Perda tentang Tim PPS tingkat Kabupaten Bangkalan sehingga prevalensi stunting yang saat ini masih 38.8%, nantinya bisa turun menjadi 14% di tahun 2024,” ujarnya.

Ia juga memerintahkan jajarannya untuk turut menyukseskan PPS demi mewujudkan Bangkalan Sejahtera. “TPK dan seluruh elemen masyarakat dapat melakukan penelusuran balita atau bayi beresiko stunting. Lalu, para camat bisa memfasilitasi desa atau kelurahan. Pastikan dana bisa teralokasikan dengan benar sehingga bisa mensukseskan PPS,” jelasnya.

Sementara Maria Ernawati menjelaskan, dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting, BKKBN Jatim akan membuat klasterisasi atau permodelan dalam pencapaian target sehingga harapannya Jatim bisa mencapai angka prevalensi stunting menjadi 14%  pada tahun 2024.

Lebih lanjut, Ibu Erna mengapresiasi kebijakan Bupati Bangkalan melalui Perda Tim PPS di kabupaten Bangkalan.

Perda TPPS Bangkalan sudah terbentuk mulai kabupaten hingga desa. Ini menjadi dasar bapak ibu sekalian utk berkegiatan dan penganggaran. Kami bangga dan optimis Bangkalan bisa menurunkan target prevalensi stunting di tahun 2024,” pungkasnya. (her/s)

#Jawa Timur #bkkbn