Kamis, 1 Desember 2022

Kampanyekan Tulang Sehat, Jatim Canangkan Gerakan Melawan Osteoporosis

Diunggah pada : 20 September 2022 13:51:11 54
Wakil Gubernur Jatim menerima audiensi Ketua Umum Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia di ruang kerja, Selasa (20/9/2022). Foto Rafly.

Jatim Newsroom - Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, Selasa (20/9/2022) menerima kunjungan Ketua Umum Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) Anita A Hutagulung di ruang kerja kantor Gubernur Jatim Jl Pahlawan, Surabaya.

Dalam pertemuan itu, disampaikan rencana pencanangan kegiatan Gerakan Jawa Timur Melawan Osteoporosis yang akan berlangsung pada tanggal, 05 Oktober 2022 yang dilaksanakan di kantor Dinas Kesehatan Jatim dengan melibatkan 500 peserta.

Menurut Emil, gerakan ini tidak saja bertujuan mengobati tetapi yang lebih penting melakukan pencegahan baik dengan aktivitas olahraga maupun asupan nutrisi yang baik setiap hari.

Saat ini, Osteoporosis (penyakit tulang keropos) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia terutama di negara berkembang. Untuk itu, Gerakan Nasional Melawan Oteoporosis harus mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat di tanah air.

Ketua Umum Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi),Anita A Hutagulung mengatakan, pihaknya menggagas gerakan nasional melawan osteoporosis.

“Gerakan ini bertujuan untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan osteoporosis dan dapat maksimal menjangkau lapisan masyarakat,” ujar Anita.

Osteoporosis merupakan penyakit yang menyebabkan tulang menjadi keropos dan lemah, mudah mengalami patah tulang yang menyebabkan rasa sakit yang melemahkan, mobilitas berkurang dan menurunnya kualitas hidup.

Di Indonesia, setidaknya dua dari lima penduduk Indonesia berisiko osteoporosis. Tanpa pencegahan secara masif, diduga pada 2050, lelaki dan perempuan yang berusia lebih dari 50 tahun dan paling berisiko terkena osteoporosis akan menjadi satu per tiga dari total penduduk Indonesia.

Sebagai penyakit metabolik terkait usia, osteoporosis dapat menyerang perempuan dan laki-laki, serta menyebabkan demineralisasi tulang yang mengakibatkan patah tulang. Identifikasi dini faktor risiko osteoporosis dan pengembangan program pencegahan diperlukan untuk menghentikan peningkatan dan mengurangi kejadian penyakit. (jal/hjr)

#wakil gubernur