Senin, 3 Oktober 2022

Kadis Kominfo Jatim Ikuti Raker APBD Komisi A Bersama 20 Perangkat Daerah

Diunggah pada : 15 Juni 2022 17:48:53 150
Rapat kerja Komisi A DPRD Jatim bersama OPD bidang pemerintahan di kantor Badan Penghubung Jatim di Jakarta. Foto : Afrizal

Jatim Newsroom - Kepala Dinas Kominfo Jawa Timur, Hudiyono mengikuti rapat kerja membahas APBD tahun 2021 yang digelar Komisi A DPRD Jawa Timur. Acara dilaksanakan di kantor Badan Penghubung Provinsi Jawa Timur di Jakarta, Rabu (15/6/2022). 

Rapat dipimpin Ketua Komisi A, Mayjen TNI Purn Istu Hari Subagio bersama 14 orang wakil ketua dan anggota. Digelar dalam empat sesi diikuti 20 perangkat daerah dari bidang pemerintahan. 

Pada sesi kedua, Kepala Dinas Kominfo Jawa Timur menyampaikan paparan dari penyerapan anggaran APBD 2021. Disampaikan pula beberapa program unggulan seperti Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, Satu Data Jawa Timur, dan SP4N Lapor yang meraih penghargaan dari Kemenpan RB. 

"Alhamdulillah atas bimbingan dari Komisi A DPRD Jatim, Pemprov Jawa Timur dibawah kepemimpinan Ibu Gubernur dan Bapak Wagub melalui Dinas Kominfo Jatim bisa mendapatkan penghargaan SP4N Lapor dan menjadi terbaik nasional. Penghargaan dari Kemenpan RB ini masuk kategori Outstanding Achievement," kata Hudiyono dalam mengawali paparannya. 

Terkait Satu Data Jawa Timur, ia juga menyampaikan rencana pengajuan draft Raperda Satu Data Jawa Timur pada DPRD Jatim melalui Komisi A. Pengajuan draft tersebut, juga sesuai dengan usulan Gubernur Jawa Timur pada Ketua DPRD Jatim melalui surat Nomor 188/19602/013.1/2022. Dalam penjelasannya, Gubernur Jawa Timur memasukkan usulan Raperda Satu Data untuk menggantikan Raperda Retribusi Daerah. 

Istu selaku pimpinan rapat menyampaikan, laporan anggaran APBD 2021 dari 20 OPD mitra Komisi A memang belum bisa sesuai target yang diharapkan. "Ada beberapa kinerja yang tidak sesuai harapan kita, itu karena memang dikarenakan situasi (pandemi Covid-19). Tapi secara umum target bisa dicapai. Bahkan anggaran 2021 kita masih WTP (opini wajar tanpa pengecualian dari BPK)," jelas Istu. 

Ia pun mengapresiasi kinerja 20 OPD mitra Komisi A. "Kinerjanya supaya tetap dipertahankan. Apalagi kita (Provinsi Jawa Timur) sudah 11 kali WTP.  Ini supaya tetap dipertahankan dan ditingkatkan capaian kinerjanya untuk 2022 agar jauh lebih baik lagi," pungkasnya. (fri/n) 

#DPRD #Kadis Kominfo Jatim #Komisi A