Minggu, 29 Januari 2023

Juli 2022, Keyakinan Konsumen Terhadap Perekonomian Jawa Timur Tetap Optimis

Diunggah pada : 19 Agustus 2022 19:21:48 184

Jatim Newsroom - Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia kepada 905 responden di Jawa Timur mengindikasikan keyakinan konsumen tetap terjaga pada level optimis. Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada posisi Juli 2022 sebesar 130.88. Hasil Survei Konsumen Juli 2022 di Jawa Timur yang tetap positif sejalan dengan IKK Nasional bulan Juli 2022 yang sebesar 123.20, atau tetap berada pada level optimis (indeks > 100). 

Deputi Kepala BI Jatim, Rizki Ernadi Wimanda, Jum'at (19/8/2022) mengatakan, optimisme konsumen pada Juli 2022 yang terjaga, ditopang terutama ketersediaan lapangan kerja dan tetap kuatnya ekspektasi terhadap kondisi ekonomi, ekspektasi terhadap penghasilan dan tingkat konsumsi durable goods.

Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang mencerminkan persepsi konsumen terhadap kinerja perekonomian saat ini tetap berada pada level optimis, meskipun lebih rendah dari capaian pada bulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) sebesar 116.36, dari sebelumnya 116.79. Berdasarkan komponen pembentuk IKE, keyakinan responden terhadap penghasilan, ketersediaan lapangan kerja dan pembelian barang tahan lama yang masih terjaga pada level optimis. 

Pada Juli 2022, sebanyak 43,31% responden menyatakan bahwa persepsi konsumen terhadap penghasilan saat ini dibandingkan 6 bulan yang lalu relatif stabil. Selain itu keyakinan konsumen dalam melakukan pembelian barang tahan lama (durable goods) tidak sekuat bulan sebelumnya, terpantau 56.57% responden pada komponen konsumsi barang-barang kebutuhan tahan lama saat ini juga relatif stabil. 

Sementara 55,92% responden menyatakan prakiraan ketersediaan lapangan kerja saat ini meningkat. Ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi 6 bulan ke depan (Januari 2023) tetap kuat (indeks > 100), hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Juli 2022 sebesar 145.40. 

Berdasarkan komponen pembentuk IEK, keyakinan responden terhadap kondisi ekonomi ke depan didorong oleh ekspektasi kegiatan usaha, penghasilan, dan ketersediaan lapangan kerja yang masih terjaga pada level optimis. Sebanyak 62,98% responden menyatakan kegiatan usaha ke depan akan membaik, sejalan dengan hal tersebut, 53,26% responden memprakirakan penghasilan 6 bulan mendatang lebih tinggi. 

Perkiraan kenaikan penghasilan tersebut didukung oleh ekspektasi peningkatan omset dan tambahan pendapatan di luar gaji/upah. Selanjutnya, 55,92% responden menyatakan prakiraan ketersediaan lapangan kerja lebih tinggi dipengaruhi oleh kondisi ekonomi yang mulai membaik.

Hasil survei kondisi keuangan konsumen berdasarkan jenis penggunaan menunjukan mayoritas penghasilan responden pada Juli 2022 digunakan untuk kebutuhan konsumsi (73,90%), pembayaran cicilan/pinjaman (10,47%), dan tabungan (15,63%). (jal/hjr)

#bankindonesia