Sabtu, 15 Juni 2024

Indahnya Sepuluh Hari Terakhir di Bulan Suci Ramadan

Diunggah pada : 16 April 2023 20:24:44 166
Ustadz Agus Thohir saat bertausiyah pada kajian menjelang berbuka puasa hari ke - 25 Ramadan 1444 H, di Masjid Raya Islamic Center, Surabaya, Minggu (16/4/2023). Foto : Ghufron / JNR

Jatim Newsroom – Sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadan ini adalah momen yang indah. Maka, saat yang tepat untuk menjadikannya kesempatan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hal ini disampaikan Ustadz Agus Thohir saat bertausiyah pada kajian menjelang berbuka puasa hari ke-25 Ramadan 1444 H, di Masjid Raya Islamic Center Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Minggu (16/4/2023).

“Banyak orang yang lupa dan lalai saat memasuki sepuluh malam terakhir bulan ramadan ini, mereka senang karena sebentar lagi meninggalkan bulan ramadan. Padahal sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan adalah momen yang indah. Oleh karena itu, dengan momentum sepuluh hari terakhir di bulan suci Ramadan ini jangan sampai kita malah menjauh dari Allah SWT,” tutur Ustadz Agus.

Ustadz Agus menerangkan, alasan yang mendasari sepuluh hari terakhir ramadan ini merupakan momen yang indah, adalah karena ada beberapa keistimewaan di dalamnya. Keistimewaan yang pertama ialah, sepuluh hari terakhir ramadan ini sebanding dengan 1.000 bulan yang biasa disebut Lailatulkadar.

“Inilah yang biasa kita baca pada Surat Al-Qadr. Ayo kita meniti dan mencari cahaya malam Lailatulkadar dengan menggapai ampunan Allah dan harapan semoga doa kita diijabah oleh Allah,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Ustadz Agus mengatakan, keistimewaan sepuluh hari terakhir bulan ramadan yang kedua yakni, bebas dari siksa api neraka.

“Kita akan dilindungi Allah dan di beri jaminan mendapat syafaat Rasulullah Muhammad SAW serta diampuni dosa-dosa kita sehingga terhindar dari siksa api neraka di sepuluh hari terakhir Ramadan ini apabila beribadah dan beramal kepada Allah,” ujarnya.

Ustadz Agus menjelaskan, keistimewaan yang ketiga adalah mendapat pahala yang berlimpah ruah apabila ibadah dan amal ditingkatkan di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.

“Maka, ada kiat yang harus dipersiapkan untuk menggapai pahala yang banyak itu, yakni ayo kita ibadah dengan sungguh-sungguh kepada Allah, ayo kita perbanyak i’tikaf di dalam masjid, dan ayo meningkatkan amal kita kepada Allah SWT dengan berzakat,” ajaknya.

Pada momen terakhir bulan suci ramadan ini, Ustadz Agus mengatakan, bagi orang yang sudah dekat dengan Allah, mereka akan sedih meninggalkan ramadan. “Tapi, bagi orang awam dan jauh dari Allah akan senang meninggalkan ramadan karena dengan bebas menuruti hawa nafsunya dan tidak berpuasa lagi,” kata Ustadz Agus.

Ustadz Agus menganjurkan, dengan momentum terakhir bulan ramadan ini jangan sampai ketinggalan untuk memperbanyak amal dan ibadah kepada Allah SWT.

“Jangan kita berbuat jahat kepada orang lain karena seluruh amal kita nanti akan dicatat dan dan diadili Allah kelak. Mudah-mudahan catatan amal kita di hadapan Allah adalah catatan yang baik. Saya ucapkan selamat menyambut sepuluh hari terakhir bulan ramadan ini, ayo kita pacu semangat kita untuk menggapai maghfiroh Allah,” pungkasnya. (vin)

 

 

#Masjid Raya Islamic Center Provinsi Jawa Timur #pernik ramadan 2023 #kajian menjelang berbuka