Minggu, 29 Januari 2023

Hewan Terjangkit PMK di Kabupaten Mojokerto Mulai Tunjukkan Kesembuhan

Diunggah pada : 11 Mei 2022 15:57:12 1347
Foto; Istimewa

Jatim Newsroom – Hewan yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) atau foot and mouth disease di Kabupaten Mojokerto mulai menunjukkan ada kesembuhan. Data dari Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Mojokerto per 10 Mei 2022, jumlah total kasus hewan terjangkit PMK mencapai 622 kasus. Dengan rincian 607 kasus pada sapi potong dan 15 kasus pada sapi perah. Selanjutnya Disperta Kabupaten Mojokerto mencatat adanya 2 sapi yang sembuh total setelah terjangkit PMK di Kecamatan Mojoanyar, dan 1 ekor sapi di Kecamatan Jetis.

Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menjangkit hewan ternak di Kabupaten Mojokerto teridentifikasi sejak 3 Mei 2022 lalu. Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi bersama Mentan RI dan Gubernur Jatim yang berlangsung di Gedung Negara Grahadi Surabaya beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui tim paramedis Disperta Kabupaten Mojokerto berupaya keras melakukan penanganan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Nurul Istiqomah, menyampaikan, tim Disperta Kabupaten Mojokerto telah dioptimalkan untuk melakukan penanganan terhadap PMK yang melanda Kabupaten Mojokerto. Setiap harinya, lanjut Nurul, tim Disperta Kabupaten Mojokerto disebar untuk melakukan penanganan langsung terhadap hewan ternak dan melakukan sosialisasi PMK kepada peternak.

“Setiap hari tim kami (Disperta) sudah kami optimalkan, melakukan penanganan langsung ke hewan ternak yang terjangkit PMK, surveilans juga kita lakukan. Selain itu juga ada tim yang melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait PMK ini,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan, hewan yang terjangkit PMK ini bisa sembuh dengan cara diberikan obat dan vaksin. “Setelah diberikan support obat-obatan, kita pantau, tanda awal kalau ada kesembuhan, ditandai dengan meredanya demam. Kemudian nafsu makan pada hewan kembali,” jelasnya.

Usai diberikan obat, Nurul mengatakan, dalam jangka waktu 10 hari, hewan yang terjangkit PMK bisa sembuh total. “7 hari itu sudah bagus, tapi untuk sembuh total, agak lama, sampai lepuh-lepuhnya hilang, itu biasanya estimasi 10 hari,” terangnya.

Dengan penanganan optimal, serta kerjasama dengan seluruh pihak yang ada dalam menangani PMK ini, diharapkan Kabupaten Mojokerto segera terbebas dari wabah penyakit mulut dan kuku. (sti)

#Jawa Timur #penyakitmulutdankuku