Kamis, 6 Oktober 2022

Gubernur Khofifah Sematkan Satyalancana Karya Satya 2022 kepada 150 ASN

Diunggah pada : 12 Agustus 2022 15:09:36 256
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyematkan Penganugrahan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satyalancana Karya Satya 2022 kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur, Hudiyono/Rafli

Jatim Newsroom- Bertempat di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyematkan Penganugrahan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satyalancana Karya Satya 2022 kepada 150 orang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Penganugerahan ini menjadi istimewa, karena penyematan lencananya dilakukan Gubernur Jawa Timur. Sebelumnya Anugerah Satyalancana Karya Satya dikirim pemerintah pusat lewat pos ke masing-masing ASN.

Sejak Gubernur Khofifah memimpin Jawa Timur, tradisi penganugerahan Satyalancana Karya Satya secara khusus diseremonialkan dan dilakukan penyematan lencana langsung pada penerima, satu per satu sehingga jauh lebih berkesan.

Gubernur Khofifah menuturkan, total ada sebanyak 3.300 ASN Jawa Timur yang mendapatkan penghargaan ini sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 104/ TK/ Tahun 2021, tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya yang ditetapkan di Jakarta tanggal 27 September 2021.

Pemberian tanda kehormatan tahap pertama tersebut, merupakan salah satu rangkaian peringatan pada HUT ke-77 Kemerdekaan RI. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, Gubernur Khofifah siang itu menyematkan Satyalancana Karya Satya kepada 150 ASN, yang terbagi atas masa pengabdian 30, 20, dan 10 tahun, masing-masing 50 orang ASN.

Gubernur mengapresiasi seluruh dedikasi dan pengabdian yang dilakukan ASN di masing-masing institusi tempat mereka mengabdi.“Jika tidak diacarakan dan hanya dikirim pos, maka lencana penghargaan ini akan hanya disimpan di laci begitu sampai ke alamat penerima. Namun dengan penyematan seperti ini, maka ada apresiasi khusus yang diberikan negara untuk para ASN yang telah mengabdi 10, 20 hingga 30 tahun,” tegasnya.

Tidak hanya itu, penghargaan ini menurutnya tak ubahnya seperti injeksi semangat bagi para ASN di lingkungan Pemprov Jatim agar semakin bersemangat dalam bekerja agar Jatim bisa Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat, seperti tema HUT ke-77 Kemerdekaan RI.

“Ini menjadi bagian dari proses injeksi semangat para ASN Jawa Timur, bagaimana di HUT RI ke 77 ini yang semangatnya adalah Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat tidak bisa dibangun tanpa strong partnership dan strong komitmen,” pesan Khofifah.

Lebih lanjut dikatakan gubernur, Satyalancana Karya Satya memiliki arti penting, karena sebagai bukti penghargaan negara atas pengabdian yang telah dilakukan aparatur sipilnya. “Ini akan menjadi motivasi bagi para ASN agar senantiasa bekerja profesional, mementingkan kepentingan negara dan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan,” kata Khofifah.

“Pada sesi pertama penyematan Tanda Kehormatan RI Satyalancana Karya Satya, tiap saya menyematkan lencana, saya membaca Bismillah dengan lengkap. Itu artinya ada doa yang kami panjatkan. Baik yang mendapat tanda kehormatan yang mengabdi 10 tahun, 20 tahun apalagi yang sudah mendedikasikan energi produktif selama 30 tahun,” ujar Gubernur Khofifah.

Lebih lanjut Ketua Umum Muslimat NU tersebut menambahkan, jabatan yang diemban oleh para ASN Jatim diharapkan tidak hanya dilihat sebagai sebuah tupoksi. Lebih dari itu, jika diniatkan ibadah, maka kebaikan melalui inovasi dan kinerja yang diberikan bisa menjadi amal jariyah. “Jika inovasi yang diinisiasi bapak ibu sekalian membawa manfaat, maka kebaikan pada masyarakat akan menghasilkan pahala yang akan terus mengalir. Amin,” kata Khofifah.

Lebih jauh, ia memesankan pada seluruh penerima penghargaan agar terus menjaga semangatnya mewujudkan tagline Jawa Timur tahun 2022 yakni ‘Optimis Jatim Bangkit”.

Ia berterimakasih pada seluruh ASN Jatim yang membuat Jatim banyak mendapatkan penghargaan. Gubernur Khofifah menyampaikan Jawa Timur baru saja mendapatkan pengakuan dari Dirjen Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang mengapresiasi Pemprov Jatim melalui penilaian standart pelayanan minimum yang dianugerahkan tanggal 16 Mei tahun 2022 yang mendapatkan skor tertinggi secara nasional yakni 99,36. “Itu tidak sederhana, namun sinergitas seluruh Kepala OPD, UPT hingga lini depan Frontliner dan operator,” jelas Khofifah.

Selanjutnya, apresiasi yang didapat lainnya yakni pada bulan Juni lalu, Kemenpan RB juga memberikan apresiasi berupa Outstanding Accivement. Dimana Jawa Timur merupakan satu-satunya wilayah yang mendapatkan penghargaan. “Karena kita termonitor terevaluasi bahwa pengaduan yang masuk tertangani dengan cepat. Ini harus dijaga dan ditingkatkan, agar masyarakat merasakan hadirnya kita sebagai pemberi layanan publik,” jelas Khofifah. (hjr)

 

 

 

#pemprov jatim #gubernur khofifah