Senin, 22 Juli 2024

Gabung OPOP, Ponpes Al Izzah Berharap Produk Madunya Makin Dikenal Masyarakat

Diunggah pada : 14 Februari 2023 17:00:58 106
Dok. Pengurus Ponpes Al Izzah, Jombang, Agus, Selasa (14/2/2023).

Jatim Newsroom – Pondok Pesantren (Ponpes) Al Izzah Kabupaten Jombang memiliki produk unggulan ‘Madu Santri’ yang sudah dipasarkan beberapa tahun lalu. Para santripreneur yang memproduksi madu tersebut kemudian bergabung dengan program One Pesantren One Product (OPOP) tahun 2022, dan berharap agar produknya semakin dikenal oleh masyarakat. 

Pengurus Ponpes Al Izzah Jombang, Agus, kepada Jatim Newsroom Diskominfo, Selasa (14/2/2023) mengatakan, bisnis Madu Santri sudah dirintis sejak 2017. Produk ini dirintis karena melihat banyaknya donatur dan wali santri yang mengonsumsi madu.

“Awalnya banyak donatur dan wali santri di sini yang mengonsumsi madu, dari situ kami kemudian berpikir, bahwa ini merupakan satu pangsa pasar yang potensi bagi pondok pesantren. Kebetulan ada rekan kami yang seorang peternak madu, jadi kami buat produk tersebut dengan merek Madu Santri,” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskan Agus,  ditentukan merek ‘Madu Santri’ karena produk madu ini adalah usaha milik Ponpes Al Izzah yang dipasarkan para alumninya. “Produk ini dinamakan Madu Santri karena yang memasarkan adalah para santri dan alumni kami sendiri,” ujar Agus.

Untuk sumber produksi madunya, Agus mengungkapkan, madu diambil dari pemasok yakni peternak madu dari Tuban. “Sekali ambil sekitar 50 Kilogram, kadang lebih kadang kurang,” ungkap Agus.

Sedangkan proses produksi madunya, Agus menjelaskan, setelah madu diambil dari peternak madu murni, kemudian dikemas dengan label Madu Santri tanpa pengolahan atau pemanasan. “Lalu kami pasarkan di kalangan santri, donatur, warga sekitar, dan yayasan pondok dengan harga 75 ribu Rupiah per setengah Kilogramnya,” kata Agus.

Dikatakan pula oleh Agus bahwa, saat ini sedang dalam proses pengembangan kemasan dengan porsi ukuran seperempat Kilogram. “Kami bisa mengemas produk madunya sesuai porsi pesanan, rencananya juga kami buat seukuran botol kecil agar lebih mudah dipasarkan,” bebernya.

Terkait target pasar, Agus mengungkapkan, Madu Santri ini bisa untuk semua kalangan konsumen yang suka mengonsumsi madu.

“Strategi pemasaran kami selain berjalan secara intern di kalangan Ponpes Al Izzah Jombang, juga kami memasarkan produk Madu Santri ini melalui digital marketing. Pada saat momen liburan pun kami memanfaatkannya dengan membawakan santri produk madu ini untuk dipasarkan juga di daerah asal mereka masing-masing, bergabung dengan OPOP pun juga salah satu strategi kami,” terangnya.

Program OPOP Jatim sendiri adalah salah satu program Pemprov Jatim yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis pondok pesantren melalui pemberdayaan santri, pesantren, dan alumni pondok pesantren.

Bila masyarakat tertarik dengan Madu Santri milik Ponpes Al Izzah Jombang ini, bisa memesan melalui nomor pengurus Ponpes Al Izzah, Agus 085536918781. (vin/s)

#Pesantren #OPOP #pondok pesantren #Jombang