Senin, 24 Juni 2024

DPRD Jatim Minta Jalan Kritis Ponorogo – Pacitan Segera Ditangani

Diunggah pada : 19 Mei 2022 15:36:26 85
Anggota Komisi D DPRD Jatim, Surawi saat mengunjungi Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pengelolaan Jalan dan Jembatan Madiun (Pca)

Jatim Newsroom - Komisi D DPRD Jatim mencatat ada sejumlah titik jalan provinsi di Pacitan – Ponorogo dalam kondisi kritis dan sudah lama. Hanya saja ada sejumlah kendala dalam penanganan jalan kritis ini.

“Yang pertama hingga saat ini belum ada desain perbaikan jalan. Selain itu kendala lainnya adalah terkait anggaran yang minim,” ujar anggota Komisi D DPRD Jatim,  Surawi dikonfirmasi, Kamis (19/5/2022).

Politisi Partai Demokrat ini dijelaskan, jika hal ini tidak ditangani secara serius maka akan sangat membahayakan. Lebih lanjut Surawi mengatakan jika penanganan jalan kritis ini dilakukan sepotong-sepotong juga tidak menyelesaikan masalah. “Maka usulan kami agar dibuat desain yang menyeluruh. Jika perlu multiyear kontrak agar bisa tuntas. Anggarannya memang besar kalau memang mau selesai. Karena ini kondisi jalan Pacitan – Ponorogo ini sangat kritis,” jelasnya.

Surawi mengatakan berdasarkan keterangan Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Madiun Agus Sutanto, yang menjadi persoalan saat ini adalah hingga saat ini desain itu belum ada pilihan. “Ini menjadi tanggung jawab kita bersama baik Dinas PU Bina Marga maupun Komisi B DPRD mendorong percepatan pembangunan itu supaya tidak menjadi lebih parah,” katanya.

Menurutnya karena ini jalan provinsi yang menjadi tanggung jawab provinsi. Akan tetapi harus ada upaya untuk mencari diskresi sumber dana bisa melalui bantuan APBN atau melalui hibah jalan daerah. “Yang jelas kita harus mencari solusi agar itu tidak semakin kritis. Ini tidak bisa kita biarkan berlarut-larut kasihan masyarakat nanti yang menjadi korban. Kami mengapresiasi penanganan yang dilakukan UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Madiun, tetapi harus diketahui anggarannya sangat terbatas tidak cukup memadai dengan kondisi jalan yang ada,” terangnya.

Sementara itu Kepala UPT Pengelolaann Jalan dan Jembatan Madiun Agus Sutanto mengatakan sebenarnya untuk anggaran jalan Ponorogo – Pacitan belum bisa menghitung karena hingga saat ini desainnya belum ada. Ia mengaku saat ini berupaya agar jalan tersebut bisa dilalui dua arah.

“Dalam waktu dekat informasi dari Dinas PU Bina Marga desainnya sudah selesai. Sebenarnya upaya yang kami lakukan adalah mendatangkan ahli desain dari Universitas Gajah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Persoalan lainnya adalah sejauh ini jalan kritis Ponorogo – Pacitan ini adalah tanah gerak, sehingga kami terus melakukan penimbunan setiap dua minggu sekali karena ada penurunan jalan sekitar 30 cm. Kalau ditotal dari 2019 sampai sekarang kami sudah melakukan penimbunan sudah 4 meter,” katanya.

Seperti diketahui, Komisi D DPRD Jatim melakukan kunjungan dengan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pengelolaan Jalan dan Jembatan Madiun, Selasa 17 Mei 2022 – Kamis 19 Mei 2022. (pca/hjr)

 

#dprd jatim