Kamis, 6 Oktober 2022

Disnakertrans Jatim Gelar Rapat Teknis Persiapan Pemberangkatan Transmigran

Diunggah pada : 4 Agustus 2022 9:09:32 81
Sekretaris Ditjen PPK Trans Kemendesa PDTT RI Foto bersama dengan Kadis Transmigrasi Kabupaten se Jatim

Jatim Newsroom - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaketrans) Provinsi Jawa Timur mengadakan rapat teknis persiapan pemberangkatan transmigran 2022, di Surabaya, Rabu (3/8/2022). Rapat dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI, Sigit Mustofa Nurudin.

Sigit Mustofa Nurudin dalam sambutannya menyampaikan, bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut Keputusan Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi No.100 tahun 2022 tentang Perubahan ketiga atas Keputusan Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi No.248 Tahun 2021 tentang Program Pembangunan Permukiman Transmigrasi dan Penempatan Transmigran Tahun 2022 tanggal 21 Februari 2022.

Pada keputusan disebutkan terkait pelayanan perpindahan dan penempatan transmigran, serta memastikan kesiapan pemberangkatan calon transmigran Kabupaten/kota Provinsi JawaTimur, dan teknis pemberangkatan calon transmigran.

"Rapat ini juga sebagai sebagai ajang silahturrahmi, komunikasi, informasi, edukasi dan koordinasi urusan ketransmigrasian," ujarnya.

Dikatakanya, pelayanan publik di bidang fasilitasi perpindahan transmigran sangat didambakan oleh masyarakat pengguna layanan (Transmigran). Mereka berharap terwujudnya proses perpindahan yang cepat, tepat, nyaman, aman dan tidak melelahkan sejak meninggalkan tempat asal hingga  di Satuan Permukiman (SP).

SP ini sebagai ruang permukiman yang akan menjadi tempat membangun dan mengembangkan kehidupan baru mereka bersama dengan penduduk dari berbagai daerah di Indonesia, berbagai etnis, kultur, dan tradisi yang beragam.

Kepala Disnaketrans Jatim, Himawan Estu Bagijo, yang diwakili Kabid Transmigrasi,  Okto Irianda, mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur sampai dengan saat ini masih memerlukan adanya program transmigrasi. Jumlah penduduk Jatim berdasarkan data badan pusat statistik Jatim 2022 sebanyak 40,88 juta jiwa dengan tingkat kepadatan penduduk mencapai rata – rata 855 jiwa/km².

"Animo masyarakat untuk bertransmigrasi jumlahnya masih cukup banyak, yakni yang terdaftar di 30 kabupaten/kota se Jawa Timur - bulan Desember 2021 sebanyak 773 KK, hal ini akibat dari kurang tersedianya ruang tempat tinggal, tempat bekerja serta usaha yang layak," terangnya.

Oleh karena itu, kata Okto, masyarakat masih berharap untuk dapat bertransmigrasi, sebab tujuan utama penyelenggaraan transmigrasi adalah membangun daerah baru untuk membuka peluang usaha dan sebagai upaya dalam mengurangi pengangguran dan menekan angka kemiskinan.

Adapun rapat teknis persiapan pemberangkatan transmigrasi tahun 2022 ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan secaraadministrasi dan fisik para calontransmigran yang akan diberangkatkan. Selain itu juga untuk memberi informasi terkait penggunaan moda angkutan transmigrasi.

"Prosedur yang berlaku di bandara perlu dipahami kita semua khususnya calon transmigran, oleh karena itu saya minta kepada para pejabat yang menangani ketransmigrasian baik dari kabupaten ataupun dari Pemprov Jatim benar–benar memperhatikan dan membimbing para calon transmigran dalam melakukan perjalanan agar lancar dan selamat sampai di tujuan. Yaitu aman mulai dari titik kumpul kabupaten/provinsi sampai ke lokasi transmigrasi berjalan dengan lancar dan sukses.," terangnya.(her/s)

 

#disnakertrans