Sabtu, 20 Juli 2024

Disbudpar Jatim Kembali Gelar Bursa Pariwisata, Banyak Promo Produk dan Paket Liburan

Diunggah pada : 23 Mei 2024 13:19:48 93
Pembukaan Bursa Pariwisata ke-3 tahun 2024 di Surabaya, Kamis (23/5/2024). Foto: Aldick/JNR

Jatim Newsroom – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur kembali menggelar Bursa Pariwisata. Dalam penyelenggaraan kali ketiga ini, kegiatan tersebut berlangsung selama 4 (empat) hari pada 23-26 Mei 2024. Masyarakat bisa masuk secara gratis pada pukul 10.00-21.00 WIB setiap harinya di Exhibition Hall Grand City Surabaya. 

Ada 125 peserta pameran yang menampilkan berbagai produk dan paket wisata unggulan. Mulai dari desa wisata, destinasi wisata, hotel/resort, travel agent, medical tourism, sport tourism, transportasi, event, kuliner, dan produk ekonomi kreatif. 

Kegiatan juga dimeriahkan berbagai talkshow dari pelaku pariwisata, lomba menggambar SD, dan lomba tari tradisional. 

Dalam pembukaan acara, Kamis (23/5/2024), juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama tentang industri pariwisata Jawa Timur mendukung program tidak menggunakan energi bersubsidi dan untuk menciptakan wisata yang aman dan nyaman. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, Evy Afianasari hadir membuka acara ini. “Kami terus berusaha membangkitkan gairah pariwisata di Jawa Timur. Semoga dukungan, kerja keras, kerja hebat kita semua memberikan hasil yang jauh lebih besar, termasuk melalui Bursa Pariwisata ini,” ujarnya. 

Penandatanganan komitmen bersama tentang industri pariwisata Jawa Timur bersama PT. Jasa Raharja Putra untuk Menciptakan Wisata yang Aman dan Nyaman dalam pembukaan Bursa Pariwisata ke-3 tahun 2024 di Surabaya, Kamis (23/5/2024). Foto: Aldick/JNR

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Bidang Pemasaran, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Dwi Marhen Yono menerangkan Travel and Tourism Development Index (TTDI) baru saja dirilis secara resmi oleh World Economic Forum (WEF) pada 21 Mei 2024. 

Ia menjelaskan, posisi Indonesia kembali melesat naik 10 peringkat, dari 32 menjadi peringkat 22 dunia. Indonesia kembali melewati Malaysia, Thailand, dan Vietnam perihal daya saing pariwisata.

“Hasil survei juga menyebutkan urutan lima alasan utama wisatawan asing datang ke Indonesia, yaitu menikmati kuliner khas, seni budaya, event, promo/diskon, dan keindahan alam,” terangnya. 

Turut hadir dalam kesempatan ini antara lain Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Timur, M. Ali Kuncoro, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, pelaku industri pariwisata di Jawa Timur, dan lain-lain. (idc/s)

#Pariwisata #Bursa Pariwisata #Disbudpar Jatim