Minggu, 23 Juni 2024

Cegah Anemia Pada Remaja Putri, Pemkab Mojokerto Gencar Kampanyekan TTD

Diunggah pada : 17 Mei 2024 18:01:03 21
Jumat CERIA (Cantik, Energik, Rajin, Inovatif dan Aktif) itu berlangsung di SMPN 2 Gondang. Sumber Foto: Diskominfo Kabupaten Mojokerto

Jatim Newsroom – Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus mengampanyekan minum Tablet Tambah Darah (TTD) secara serentak kepada para remaja putri (Rematri) di Bumi Majapahit. Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menyampaikan tersebut agar para Rematri yang juga menjadi calon ibu bisa terhindar dari anemia.

Mengutip laman Pemerintah Kabupaten Mojokerto (17/5/2024), pelaksanaan minum TTD yang dikemas dalam agenda Jumat CERIA (Cantik, Energik, Rajin, Inovatif dan Aktif) itu berlangsung di SMPN 2 Gondang. 

Selain itu, Program yang digagas oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto yang bertujuan untuk menghadapi ancaman terhadap kualitas sumber daya manusia yang disebut dengan stunting.

"Ini merupakan program menyiapkan anak-anakku semuanya yang nantinya menjadi calon ibu. Untuk menjadi calon ibu yang sehat itu persiapannya panjang, bukan nanti pada saat kalian sudah menikah baru siap-siap calon ibu, dari sekarang kalian dipersiapkan untuk menjadi calon ibu. Oleh karena itu tidak boleh kurang darah" ujar Bupati Ikfina.

Bupati Ikfina juga mengimbau, agar para rematri untuk meminum TTD secara rutin seminggu sekali, karena kekurangan darah atau anemia kronis dapat disebabkan oleh menstruasi setiap bulan yang dialami oleh wanita.

"Saya meminta untuk anak-anakku semuanya khususnya siswi untuk rutin mengkonsumsi tablet tambah darah setiap seminggu sekali yaitu pada hari Jumat. Tablet tambah darah ini penting untuk para perempuan karena mengalami datang bulan mengeluarkan darah yang banyak. Hal ini mencegah terjadinya anemia atau kekurangan darah," ucapnya.

Selain itu, untuk mencukupi kebutuhan darah dalam tubuh, Bupati Ikfina menjelaskan, agar mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, karena zat besi menjadi salah satu faktor utama dalam memproduksi sel darah merah pada tubuh. Selain itu, kebutuhan zat besi pada tubuh sebesar 15 mg setiap harinya.

"Zat besi menjadi pendukung utama dalam memproduksi sel darah merah dan sel darah putih untuk memproduksi sel darah tersebut dibutuhkan makanan harus mengandung zat besi seperti bayam, daun ketela kacang-kacangan dan makanan yang paling tinggi kandungan zat besinya yaitu hati, bisa hati ayam, kambing, sapi, dan kuning telur," ucapnya.

Bupati Ikfina juga mengatakan, meminum kopi atau teh setelah makan dapat menghambat penyerapan zat besi pada tubuh.

“Terdapat dua faktor yang dapat menghambat dan mempercepat penyerapan zat besi pada tubuh, yakni minum kopi dan teh setelah makan sebelum satu jam dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh. Akan tetapi minum jus jeruk atau semacamnya bisa mempercepat penyerapan zat besi di dalam usus,” pungkasnya. (idc/s)

#Kabupaten Mojokerto #Tablet Tambah Darah #anemia