Minggu, 2 Oktober 2022

Beri Pembinaan Pegawai, Kadinsos Jatim Minta Tingkatkan Serapan Anggaran

Diunggah pada : 10 Agustus 2022 13:25:30 480
Kadinsos Jatim Alwi berikan Pembinaan pada Semua Pegawai, Minta Tingkatkan Serapan Anggaran

Jatim Newsroom - Serapan anggaran menjadi sorotan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Provinsi Jatim, Dr Alwi MHum, saat memberikan pembinaan kepada seluruh pegawai Dinsos Jatim. Hal ini karena serapan anggaran Dinsos Jatim masih mencapai angka 46,66 persen dan berada di ranking 59 dari 60-an OPD Pemprov Jatim.

Alwi pun meminta semua jajarannya untuk segera bergerak agar serapan anggaran terus meningkat. Misalnya, dengan segera mencairkan bantuan-bantuan sosial. 

“Apa yang bisa dipercepat, percepat! Tapi tetap ikuti aturan. Idealnya di bulan September serapan anggaran mencapai 70 persen, tapi saat ini kita belum 50 persen. Jadi, ayo disegerakan! Akhir Agustus, minimal serapan harus mencapai 60 persen,” ujarnya, didampingi Sekretaris dan Kepala Bidang Dinsos Jatim.

Dalam pertemuan yang dilaksanakan di aula gedung A Dinsos Jatim ini, Alwi juga mengingatkan kepada semua pejabat eselon 3, eselon 4, dan semua staf Dinsos Jatim untuk segera menyelesaikan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Karena apabila SKP selesai, maka serapan anggaran akan bergerak secara signifikan.

“Ayo SKP tiap bulan jadi prioritas. Mulai bulan depan, kalau bisa sebelum tanggal 5 sudah selesai. Beri punishment bagi yang terlambat mengumpulkan,” tegasnya. 

Lebih lanjut, orang nomor satu di lingkungan Dinsos Jatim itu juga meminta untuk bersiap mulai sekarang dalam menghadapi anggaran 2023. Ini karena portal dibuka secara mendadak dan waktunya terbatas. “Masing-masing Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) harus siap mulai sekarang. Nanti ketika portal dibuka, tinggal memasukkan ke Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD),” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Alwi juga mengapresiasi keberhasilan lima inovasi pelayanan publik Dinsos Jatim yang lolos tahapan seleksi administrasi dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Provinsi Jatim tahun 2022. Kelima inovasi tersebut yakni, inovasi Program Wisata Edukasi Sosial Disabilitas (Pro Wes Difa) UPT RSBD Pasuruan, Belajar Orientasi Mobilitas bagi Distra dan Komunitas (Bombastis) UPT RSBN Malang, Jangkauan Bina Karya Berdedikasi (Jangkar Besi) UPT RSBK Madiun, Konseling Remaja Kuat Berkualitas (Kojak) UPT PSBR Blitar, serta inovasi Bahagia, Sehat, dan Bugar Bareng Media Relaksasi Lanjut Usia (Gitarr Melani) UPT PSTW Magetan.

“Saya sampaikan terima kasih kepada teman-teman berkaitan dengan inovasi. Alhamdulillah teman-teman sudah mulai giat dan ternyata kita diperhitungkan. Saya memang ingin OPD kita menjadi OPD yang diperhitungkan, bukan OPD yang tidak dipandang atau dipandang sebelah mata. Inovasi seperti ini harus terus ada,” tuturnya. (her/s)

#dinsos