Kamis, 18 Juli 2024

Tim Yankes Bergerak

Beri Konseling Gizi pada Ibu dan Balita di Pulau Raas Madura

Diunggah pada : 19 Mei 2024 23:07:41 33
Edukasi konseling gizi bagi ibu hamil dan balita oleh Tim Yankes Bergerak di Desa Alas Malang, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep Madura, Minggu (19/5/2024). Foto : Yanu / JNR

Jatim Newsroom – Salah satu kegiatan Tim Pelayanan Kesehatan (Yankes) Bergerak yang dikirim Dinkes Jatim ke Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, adalah layanan pemberian edukasi konseling gizi, dengan sasaran ibu hamil dan balita yang kekurangan gizi. Pada hari ketiga, yakni Minggu (19/5/2024), layanan tersebut diberikan kepada 45 orang peserta di Desa Alas Malang, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep. 

Saat ditemui, Analis Kesehatan Dinkes Jatim, Budi Indrawati, menyampaikan, tujuan layanan konseling gizi ini adalah untuk peningkatan status gizi kepada balita maupun ibu hamil di Pulau Raas, Madura. 

“Pelayanan Kesehatan Bergerak di Kepulauan Raas Sumenep, tepatnya di Desa Alas Malang saat ini, ditujukan kepada ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronik atau KEK dan bagi balita gizi kurang. dimana kegiatannya meliputi screening, pemberian edukasi ,konseling gizi dan demonstrasi makanan sehat bagi ibu hamil dan balita. Tujuan kegiatan ini adalah, untuk meningkatkan pengetahuan dari masyarakat sehingga diperoleh perilaku tentang pola asuh mengenai konsumsi makanan yang sehat dan sesuai dengan prinsip gizi seimbang . dan ikut dalam mengambil peran untuk penurunan angka stunting yang ada di wilayah Kabupaten Sumenep,” tutur Budi Indrawati. 

Budi Indrawati pun menerangkan, alasan kegiatan ini dilakukan di Desa Alas Malang, adalah supaya masyarakatnya turut ikut berpartisipasi dalam program pemerintah untuk penuntasan stunting dengan target sebesar 14% pada tahun ini ,” terangnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Alas Malang, Samiudin, menyampaikan, kegiatan konseling gizi yang diberikan Tim Yankes Bergerak ini sangat bagus, sehingga pihaknya sangat mendukung program ini berjalan. 

“Karena Kecamatan Raas ini adalah wilayah kepulauan dan bisa dikatakan wilayah terkecil maka para tenaga medis dan sarana pra sarananya kurang memadai. Sehingga dengan pelayanan bergerak ini, kami sebagai Kepala Desa Alas Malang sangat apresiasi dan sangat bangga bisa membantu masyarakat kita,” jelas Samiudin.

Warga Desa Alas Malang Kecamatan Raas Produksi UMKM 

Samiudin memaparkan, sebenarnya untuk mengonsumsi bahan-bahan yang mengandung nutrisi baik, maupun memasak bahan makanan yang baik di Pulau Raas cukup susah. Warga Desa Alas Malang membuat produksi camilan yang mudah dikonsumsi ana-anak yakni dengan membuat produk Usaha Mikro Kecil dan Menengan (UMKM). 

“Sehingga bahan makanan tersebut kita kemas dalam sebuah camilan, supaya tidak susah-susah dimasak seperti ikan. Ikan ini kan baunya amis, kalau diberikan ke anak, ikannya langsung bisa mentah, maka kita kemas dalam biskuit, dan jeli itu rumput laut,” papar Samiudin. 

Samiudin menyebutkan, camilan yang dibuat warga lokal Pulau Raas tersebut dibagi dalam kelompok – kelompok. “Ada kelompok jeli rumput lautnya yang memproduksi dari bahan rumput laut. Ada kelompok bikuit Cbocho Fish-nya, ada yang moritos, jadi kalau order banyak gabung gitu,” sebutnya. 

“Tetapi spesial untuk produk Chocho Fish-nya, hanya produksi biskuit itu saja. Yang dodol dan manisan rumput laut ya, khusus ada empat kelompok di sini,” sambung Samiudin. 

Samiudin mengatakan, sejauh ini penjualan produk UMKM tersebut awalnya diperjual belikan ke warga lokal Pulau Raas, namun seiring berjalannya waktu, penjualan bisa mencapai negara lain. 

“Ya, yang pertama kita memakai itu program PMT dari Puskesmas, kemudian di desa kami, dan yang jeli rumput laut ini sudah Go Bali. Jadi toko oleh-oleh Bali ini semua sudah diisi dengan produk dari desa kami, bahkan bisa saja yang makan permen dodol ini juga Go Internasional,” ujarnya. 

 

Dengan adanya produksi UMKM dari warga Pulau Raas ini, Samiudin berharap, semoga berdampak manfaat terutama kepada kader yang kurang memahami metode untuk memberikan pemahaman terhadap ibu hamil dan balita agar tidak kekurangan gizi. “Jadi kader ini agar supaya lebih menambah ilmunya untuk bekerja lebih maksimal. Kader-kader Hoshianku yang ada di desa kami, kemudian secara keseluruhan desa kita,” pungkas Samiudin.(vin/s) 

#stunting #Pulau Raas Sumenep #Dinkes Jatim #Tim Yankes Bergerak