Senin, 3 Oktober 2022

Bengawan Jazz Gelar "Napak Tilas Peradaban Tanah Jawa" di Bantaran Sungai Bengawan Solo

Diunggah pada : 11 Agustus 2022 13:40:50 66
Penampilan Bengawan Jazz yang digelar di Taman Kendalfornia Desa Kendal Sekaran Lamongan, Rabu (10/8/2022)

Jatim Newsroom - Bengawan Jazz perdana digelar, Rabu (10/8/2022) di Taman Kendalfornia Desa Kendal Sekaran Lamongan. Pagelaran bertajuk napak tilas peradaban tanah Jawa itu sekaligus untuk memberikan apresiasi tim ekspedisi Sungai Bengawan Solo yang sedang melakukan explore kondisi Sungai Bengawan Solo terkini.

Hadir ditengah antusias masyarakat, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi penuh gelora membuka Bengawan Jazz. Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu pun memberikan informasi terkait pencanangan Peraturan Daerah (Perda) untuk pelestarian lingkungan, khususnya pelestarian Sungai Bengawan Solo.

"Saya berterimakasih kepada tim ekspedisi Sungai Bengawan Solo yang telah menemukan fakta bahwa kondisi sungai yang menjadi nadi kehidupan ini kritis. Dari situ kami Pemkab Lamongan akan menyiapkan Peraturan Daerah tentang pelestarian lingkungan, yangmana nanti disetiap desa di Lamongan yang berada didekat bantaran Sungai Bengawan Solo akan diterbitkan peraturan seperti dilarang membuang sampah di sungai," tutur Pak Yes, dikutip dari rilis resmi Pemkab Lamongan.

Kegiatan yang digelar tepat di bantaran sungai terbesar di Pulau Jawa, dan mengalirkan air dari daerah aliran sungai (DAS) seluas ± 16,100 km2, mulai dari Pegunungan Sewu di sebelah barat-selatan Surakarta, ke laut Jawa di utara Surabaya melalui alur sepanjang ± 600 km itu dijadikan sebagai pengungkit ekonomi dan potensi wisata yang ada di Lamongan.

"Kendal ini luar biasa karena berdampingan langsung dengan sungai warisan leluhur kita ini. Sebenarnya banyak sekali potensi yang bisa digali, mulai dari potensi ekonomi dan potensi pariwisata. Mari kita bersama-sama mengungkit itu, karena itu tidak bisa dilakukan sendirian," terang Pak Yes.

Tidak sampai disitu, Pak Yes juga terus mengajak warga setempat untuk melestaikan Sungai Bengawan Solo. Dengan alasan, sungai tersebut menjadi nadi hidup warga untuk melakukan kegiatan irigasi pertanian, jual beli, hingga transportasi.

"Lamongan mendapat gelar Kabupaten Lumbung Pangan Nasional pada tahun ini yang mengasilkan 741.712 ton beras, yang mendukung pertanian kita maju salah satunya ialah air yang ada di sungai. Maka dari itu mari kita lestarikan dengan menjaga kebersihan dan menggairahkan kegiatan ekonomi dan wisata disini," tambah Pak Yes.

Dibuka dengan lighting show elegan, kegiatan tersebut rupanya mengajak para conten creator untuk berkarya mengupas potensi keindahan Lamongan. Pada kesempatan yang sama diumumkan pemenang lomba video kreatif objek wisata Lamongan. Pemenang yang terpilih mendapatkan piagam penghargaan, tropi kemenangan, serta tabungan dari Bank Jatim Lamongan.

Meskipun pertama kalinya diselenggarakan, antusias warga yang hadir untuk menyaksikan konser musik menjadikan kegiatan ini akan diadakan tiap tahunnya sebagai kegiatan rutin yang diprakarsai oleh Pemkab Lamongan dan juga Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamongan. (ghf/n) 

#lamongan #JAZZ