Kamis, 18 Juli 2024

Aplikasi SIJAWARA+ Milik Diskop UKM Jatim, Ajak GenZ Tertarik Berwirausaha

Diunggah pada : 4 Juni 2024 14:53:16 50
Tangkapan layar gambar Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Diklat UPT Koperasi dan UMKM Diskop UKM Jatim, Doni Handoko saat menjadi pembicara dalam podcast ruang informasi Kominfo Jatim Episode 14.

Jatim Newsroom - Mengajak dan memperkenalkan generasi muda atau Generasi Z (GenZ) tertarik dalam berwirausaha, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Jawa Timur (Diskop UKM Jatim) memiliki aplikasi berbasis android bernama 'SIJAWARA+'. Aplikasi ini sangat mudah diakses masyarakat luas melalui situs web maupun Google Playstore. 

Berdasarkan keterangan Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Diklat UPT Koperasi dan UMKM Diskop UKM Jatim, Doni Handoko dalam podcast ruang informasi Kominfo Jatim Episode 14, menjelaskan, aplikasi SIJAWARA+ ini diluncurkan awalnya menyasar pada para pengelola koperasi, namun kemudian diintegrasikan dengan tanda + (plus) karena juga menyasar kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). "Melalui aplikasi itu adalah salah satu cara kita untuk mengajak Gen Z berwirausaha," jelas Doni, pada Selasa (4/6/2024). 

Doni menerangkan, awal mula lahirnya aplikasi SIJAWARA+ ini adalah pada tahun 2019. "Jadi sebelum Covid kita ingin membuat aplikasi yang bisa menargetkan banyak peserta awalnya. Karena yang dengan sistem sebelumnya yakni konvensional target kita hanya sedikit, sehingga kita kembangkan melalui aplikasi berbasis LMS yang diadop oleh kampus-kampus. Namun, karena implementasinya juga rumit, akhirnya kita coba pakai android," terangnya. 

"Dan pada tahun 2020 itulah kami sudah mulai membuat aplikasi SIJAWARA+ ini berbasis web dan android, yang kita luncurkan di playstore. Lalu, pada tahun 2021 SIJAWARA+ ini masuk top 30 Kovablik aplikasi se-Jatim," sambung Doni. 

Doni memaparkan, fungsi aplikasi SIJAWARA+ ini sendiri adalah untuk belajar mandiri bagi para generasi muda. "Karena literasi koperasi ini kan susah didapatkan awalnya, maka dari itu melalui aplikasi SIJAWARA+ ini orang lebih mudah mendapatkan literasi terkait koperasi," paparnya. 

Salah satu faktor munculnya aplikasi ini, Doni menjabarkan, adalah juga karena saat ini diketahui ada banyak generasi muda dari kalangan GenZ yang berstatus pengangguran. 

"Ini merupakan PR bagi pemerintah dan Diskop UKM Jatim. Nah, tugas kitalah supaya anak-anak generasi Z ini mau tertarik terhadap koperasi dan mau berusaha. Caranya, karena kami UPT Pelatihan, yang bertugas meningkatkan kapasitas, maka kita harus memberikan model pelatihan yang kekinian. Misalnya kita ciptakan aplikasi yang friendly terhadap genZ untuk digunakan di gadget, contohnya dengan aplikasi SIJAWARA+ ini," tukasnya.

Untuk mengajak GenZ tertarik berwirausaha, Doni juga menuturkan, Diskop UKM Jatim terjun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi dan insight wirausaha. Supaya para generasi muda tertarik untuk berwirausaha menciptakan lapangan pekerjaan. 

"Kami juga memiliki perpustakaan UPT, yang merupakan perpustakaan khusus untuk melengkapi literasi wirausaha. Selain perpustakaan dalam bentuk fisik kami juga punya perpustakaan digitalnya. Nah, ini adalah salah satu usaha kami juga untuk menarik Gen Z dalam berwirausaha, karena kebanyakan koleksi buku kami adalah buku berwirausaha," tuturnya. 

"Kami juga mendirikan koperasi jasa multipihak yang merupakan sebuah game studio. Jadi satu-satunya koperasi yang berbasis game. Melalui game ini membuat anak-anak muda untuk tertarik berwirausaha," sambung Doni. 

Doni mengatakan, fitur utama dalam aplikasi SIJAWARA+ ini ada dua. Yakni, belajar mandiri dan fitur pelatihan webinar. Sedangkan untuk materi yang diberikan kepada pengguna aplikasi juga ada dua, yakni terkait koperasi dan UMKM. "Pengunduh aplikasi SIJAWARA+ ini pada tahun 2020 dan 2021 sudah mencapai 2.500. Dan untuk pengakses situs web, fantastisnya pada tahun 2023, ada 13.858 pengakses. Sedangkan yang sudah mengunduh sertifikat melalui SIJAWARA+ ini ada 3.500," sebutnya. 

Untuk tahun ini, Doni mengungkapkan, pada aplikasi SIJAWARA+ ada program bernama golden ticket. Yakni program, dimana peserta atau pengguna aplikasi bisa mengikuti materi yang dibagikan nanti bisa mengikuti kuis berupa pertanyaan dengan nilai minimal 75 dinyatakam lulus dan mendownload sertifikat. "Sertifikat ini akan kita pakai untuk mengikuti pelatihan kita yang ada di hotel secara offline," ungkapnya. 

Supaya aplikasi SIJAWARA+ ini dapat dikenal masyarakat luas, Doni menganjurkan, supaya setiap perangkat daerah di Pemprov Jatim mengadakan kegiatan harus turut menyosialisasikan keberadaan SIJAWARA+. "Kita juga ada 202 total tenaga pendamping UMKM di Diskop UKM, melalui mereka pula kita bisa lebih bisa dan optimis menyebar luaskan aplikasi ini," ujarnya.

Kepada masyarakat khususnya GenZ pun, Doni mengajak untuk turut menginstal aplikasi SIJAWARA+ ini. "Sobat Jatim coba buka playstore dan instal aplikasi SIJAWARA+ milik Diskop UKM Jatim ini, karena dengan aplikasi ini kita jadi lebih teredukasi dan tahu wirausaha itu seperti apa," pungkasnya. (vin/hjr)

 

#UMKM #Diskop UKM Jatim #UKM #SIJAWARA+