Senin, 22 Juli 2024

Antisipasi PMK dan LSD, Sekat Sapi di Perbatasan Ponorogo

Diunggah pada : 11 April 2023 16:20:28 51
Petugas gabungan di Posko Biting memeriksa hewan ternak yang hendak melintas dengan mobil angkutan bak terbuka. Foto : Erwin Suganda

Jatim Newsroom - Pemkab Ponorogo menyekat lalu lintas hewan ternak dari Wonogiri dan Magetan. Posko pemantauan sengaja didirikan di Desa Biting Kecamatan Badegan (perbatasan Wonogiri Jawa Tengah) dan Pasar Danyang di Kecamatan Sukorejo (perbatasan Magetan) sejak tanggal 5 April lalu.

‘’Mengantisipasi penyebaran PMK (penyakit mulut dan kuku) serta LSD (lumpy skin disease),’’ kata Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo Surono, Selasa (11/4/2023)

Pihaknya juga melibatkan petugas dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertahankan) Ponorogo; Dinas Perhubungan (Dishub); Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP); anggota Polri serta TNI dalam penyekatan hewan ternak itu. Petugas tidak sekali atau dua kali meminta sopir putar balik lantaran mengangkut hewan ternak tanpa identitas komplet. 

Hewan ternak kini memiliki identitas berupa ear tag yang juga mencatat riwayat vaksin. Surono mengungkapkan bahwa ada tenaga ahli dari dipertahankan yang dapat mendeteksi awal apakah hewan ternak terserang penyakit atau tidak melalui pemeriksaan luar. ‘’Kalau tidak sehat dilarang melintas. Ini menjadi komitmen bersama menekan penyebaran PMK dan LSD,'' ungkap Surono.  

Pola lalu lintas hewan ternak di Ponorogo juga kelihatan. Setiap hari pasaran Pon, banyak lalu lalang mobil bak terbuka pengangkut sapi dari Ponorogo menuju Pasar Purwantoro di Wonogiri. Sedangkan di hari pasaran Pahing, giliran Pasar Hewan Jetis yang menjadi jujugan. ‘’Ganti banyak angkutan pengangkut sapi masuk Ponorogo,’’ terangnya. (why)

#jatim #kominfo jatim #kabupaten ponorogo