Kamis, 1 Desember 2022

24 dari 100 Pekerja Pemuda Jatim Bekerja Berlebihan di Tahun 2021

Diunggah pada : 22 Juli 2022 16:00:12 78
Sumber Foto: BPS Jatim

Jatim Newsroom – Pemuda di Jawa Timur yang bekerja lebih dari 48 jam seminggu tercatat sebanyak 24,08 persen atau dapat dikatakan sekitar 24 dari 100 pekerja pemuda bekerja berlebihan. 

Kondisi fisik pemuda yang masih berada dalam kondisi puncak menyebabkan cukup tingginya proporsi pemuda yang bekerja berlebihan. Padahal, bekerja secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan kesehatan, baik fisik maupun mental.

Hal tersebut tercatat dalam Laporan Statistik Pemuda Provinsi Jawa Timur Tahun 2021 yang dipublikasikan di laman resmi Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur (BPS Jatim), Juli 2022. 

Kepala BPS Jatim, Dadang Hardiwan mengatakan bahwa berdasarkan tipe daerah, persentase pemuda di perkotaan yang bekerja 35-48 jam seminggu lebih tinggi dibandingkan pemuda di perdesaan (45,32 persen berbanding 32,08 persen). 

Sementara itu untuk pemuda yang bekerja dengan jumlah jam kerja di atas normal (49 jam atau lebih) baik pemuda di perkotaan maupun perdesaan menunjukkan persentase yang berimbang.

Berdasarkan jenis kelamin, persentase pemuda laki-laki yang bekerja selama 35-48 jam dalam seminggu lebih tinggi dibandingkan pemuda perempuan (44,10 persen berbanding 33,08 persen). 

Sementara itu, persentase pemuda perempuan yang bekerja di bawah 35 jam menunjukkan persentase lebih tinggi dibandingkan pemuda laki-laki (44,34 persen berbanding 30,82 persen). 

Dalam laporan ini dikatakan, karena di samping bekerja sebagian pemuda perempuan juga masih harus melakukan pekerjaan rumah tangga, sehingga pemuda perempuan harus membagi waktu antara bekerja dan mengurus rumah tangga. (idc/n)

 

#Ketenagakerjaan #BPS Jatim #pemuda