MAJALAH POTENSI

Majalah Potensi terbit tiap 2 minggu

Edisi Januari 2012

ESENSI HUT PROVINSI JAWA TIMUR MERAJUT POTENSI EKONOMI KERAKYATAN

Rabu, 21 Oktober 2009 | 14:10


Sektor ekonomi kerakyatan adalah potensi besar Jawa Timur. Betapa tidak, penduduk Jawa Timur yang mencapai 38 juta, sebagian besar bergerak di sektor petani, nelayan, dan sektor Usaha Kecil Menengah (UKM). Berkat sektor itu pula, Jawa Timur dikenal sebagai lumbung padi tingkat nasional. UKM Jatim 60-70% adalah konsep ekonomi kerakyatan. Karena itu , sudah sepantasnya Pemprov Jatim memberi skala prioritas untuk terus menumbuh kembangkan potensinya. Setidaknya, inilah gambaran keinginan dan hasrat yang ingin dicapai oleh Dr Ir H RB Fattah Jasin MS, kepala Biro Administrasi Perekonomian Setda Provinsi Jawa Timur menyikapi ulang tahun provinsinya yang tergolong tidak muda lagi. Bagi Fattah, esensi memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Timur janganlah dianggap sebagai kegiatan formalitas semata. Namun lebih dari itu, memperingati hari ulang tahun memiliki makna untuk melihat kembali potensi-potensi ekonomi yang dimiliki untuk dirajut dan diangkat sebagai sektor penting dan harus didorong agar berkembang demi kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Jawa Timur. Baginya, Hari Jadi Provinsi Jawa Timur diperingati untuk menumbuhkembangkan rasa persatuan dan kesatuan serta meningkatkan solidaritas dalam membangun dan memajukan daerah yang dilandasi kesadaran akan jati diri yang implementasinya harus disesuaikan dengan situasi, kondisi serta perkembangan saat ini. ”Karena itu, sudah saatnya kita introspeksi diri terhadap segala kekurangan dan kelemahan di masa lalu. Dengan begitu, visi kita menjadikan ekonomi Jatim terus berkembang akan terwujud meski dengan dana terbatas,” ujar pria kelahiran Sumenep Madura ini. Solusinya yaitu mendorong tumbuh kembangnya ekonomi kerakyatan dari sektor UKM. Karena di tengah krisis ekonomi, UKM masih mampu bertahan dan tetap menjadi penopang perekonomian Jatim. Menurut pria mantan Kabid Prasarana Wilayah Bappeprop ini, agar visi ekonomi Jatim dapat tumbuh dengan baik, setidaknya ada tiga kunci yang harus dikerjakan. Pertama, peningkatan kinerja ekspor, dengan kata lain ekspor harus lebih tinggi dari impor agar neraca perdagangan dapat surplus. Kedua, peningkatan investasi, Jawa Timur harus mampu menarik investor mancanegara maupun dalam negeri, termasuk memberikan kemudahan regulasi perijinan dan perbaikan infrastruktur. Ketiga, peningkatan sektor pariwisata yang mampu menambah PAD bagi pemerintah. Jika tiga hal itu dapat dilakukan, ia yakin ekonomi kerakyatan Jatim mampu berkembang dengan baik. ”Yang terpenting, ekonomi kerakyatan harus terus dimaksimalkan dengan berbagai inisiatif dan kolaborasi. Kita sebagai pemerintah akan selalu memberi fasilitas dan terus mendorong, agar sektor ini dapat menjadi andalan bagi Jawa Timur di masa mendatang,” tambah Fattah. Semoga, di hari ulangtahunya ke-64, Provinsi Jawa Timur akan lebih mampu merajut dan menyatukan semua potensi yang dimiliki, demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

Advanced Search

   Produk SKPD