PUSYAN GATRA JATIM RAIH JUARA TINGKAT NASIONAL

Kamis, 25 Juli 2013 | 12:34


Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (Pusyan Gatera) Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jatim berhasil meraih juara pertama lomba Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) 2013 tingkat nasional.
            “Kita tidak boleh terlena dengan juara satu, sebab mempertahankan gelar juara jauh lebih sulit daripada mendapatkannya,” ujar Kepala Bidang KS dan PK BKKBN Jatim, Ramli Charles, di Surabaya, Kamis (25/7).
            Charles mengatakan, dalam lomba PPKS tingkat nasional, Pusyan Gatra Jatim berhasil mengunguli Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dari hasil nilai yang diperoleh, Provinsi NTB mendapatkan juara dua, sementara Provinsi DIY mendapatkan juara tiga. “Kita bersyukur dengan kerja keras dan persiapan yang matang, akhirnya Jatim berhasil merebut juara satu,” katanya.
            Dia menuturkan, dari juara satu yang diperoleh, Jatim berhasil mendapatkan nilai terbaik dalam semua kriteria  diantaranya adalah profil lembaga, hasil kegiatan, pelayanan dan kearsipan. “Dari banyaknya kriteria semuanya inilah yang membuat Provinsi Jatim berhasil. Tentunya, kejujuran antara program kegiatan dengan pencapaian hasil kerja bisa mendapatkan hasil yang positif,” tuturnya.
Kedepan Charles berharap dengan diraihnya juara satu lomba PPKS tingkat nasional ini akan dapat memberikan semangat bagi rekan-rekan Pusyan Gatra. Karena itulah, BKKBN Jatim dan para stakeholder akan berusaha mempertahankan gelar juara ini. Selain itu, dengan juara satu membuat Pusyan Gatra menjadi studi banding oleh daerah-daerah lain di luar Jatim. “Kita harus siap-siap didatangi tamu dari luar Jatim, karena akan dijadikan studi banding dan magang,” paparnya.
Sementara itu Kordinator Pusyan Gatra Jatim, Kustiyah Wardhani SS mengungkapkan, pihaknya sangat bersyukur Jatim berhasil menyabet juara satu dalam lomba PPKS tingkat nasional. Karena, juara ini merupakan sebuah sejarah bagi Pusyan dan BKKBN Jatim dalam mengungguli dari kandidat peserta provinsi lainnya di Indonesia.
Menurut Dhani, Jatim berhasil juara satu dikarenakan antara proses dan output berjalan dengan baik. Proses disini menghasilan sebuah pelayanan dan kegiatan , sedangkan output menelorkan sebuah hasil. “Jadi antara pelayanan, kegiatan dan hasil berjalan dengan baik dan konsisten,” terangnya.
            Karena itu, Dhani berharap dengan mendapatkannya juara satu, kerja keras dan kekompakan rekan-rekan di Pusyan Gatra dan BKKBN Jatim harus terus tetap terjaga. “Sebagai koordinator saya bangga dengan rekan-rekan di Pusyan Gatra dan BKKBN Jatim karena dengan usaha dan doanya Pusyan Gatra berhasil mendapatkan juara,” tuturnya. (ris)

Advanced Search

   Produk SKPD