DIMULAI, GROUND BREAKING SEKOLAH PILOT ATKP BANYUWANGI

Jumat, 14 Juni 2013 | 07:48


Mulai Kamis (13/6), Ground Breaking School Pilot ATKP (Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan) di kawasan Bandara Blimbingsari secara resmi dimulai. Peresmian dilakukan oleh Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, Yudhisari Sitompul bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Ini sekaligus sebagai jawaban atas mimpi masyarakat Banyuwangi untuk memiliki sekolah pilot negeri.  
Menurut Yudhisari, sekolah pilot yang masih berinduk di Surabaya ini, dibangun di atas lahan seluas 5.000 meter persegi di kawasan sebelah selatan Bandara Blimbingsari. Pembangunan sekolah pilot negeri ini merupakan pembangunan tahap pertama yang dibiayai APBN tahun 2013 sebesar Rp 36 miliar. Targetnya adalah menyelesaikan hanggar untuk kapasitas 12 pesawat, dua asrama yang bisa menampung 80 siswa pilot serta satu kantor.
Selanjutnya pada tahap kedua nanti akan dibangun shelter dan kelengkapan lainnya. Mudah-mudahan dengan adanya sekolah penerbangan ini bisa ikut menggeliatkan potensi lain yang ada di Banyuwangi.
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan SDM Kemenhub Santoso Eddy Wibowo menambahkan, untuk saat ini siswa angkatan pertama ATKP sebanyak 12 taruna.  Untuk materi pembelajaran terdiri dari teori tatap muka di kelas dan training simulator flight dengan masa pendidikan 14-15 bulan. Untuk teori masih dilaksanakan di Surabaya sedangkan demo flight di area Bandara Blimbingsari Banyuwangi.
Untuk pelaksanaan demo flight, kata Eddy, memakai lima pesawat latih  jenis Cesna 172 S, dengan instruktur yang didatangkan langsung dari Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI), Curug Tangerang. Untuk lulus dan dinyatakan siap terbang secara profesional, para taruna wajib memenuhi demo flight class tidak kurang selama  210 jam.
Eddy menambahkan, ATKP Banyuwangi masih berinduk di Surabaya, tapi nantinya  akan berdiri sendiri.  Karena dengan beberapa pertimbangan Banyuwangi lebih potensial dan menjanjikan.  Selain aspek demografis, Banyuwangi juga telah menerapkan cyber campus sebagaimana standart boeing. Untuk diketahui, seleksi para taruna penerbangan ini masih diseleksi Kementerian Perhubungan.
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan sekolah pilot yang masih menjadi salah satu jurusan ATKP Surabaya ini akan segera menjadi sekolah pilot negeri Banyuwangi yang berdiri sendiri. (put)

Advanced Search

   Produk SKPD