PORPROV 2013 MADIUN, GUBERNUR INGATKAN SOAL KONSUMSI DAN TRANSPORTASI

Jumat, 7 Juni 2013 | 14:44


Gubernur Jatim, Soekarwo, mengingatkan soal Konsumsi dan Transpotasi pada PB Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV 2013 yang dihelat 23-30 Juni nanti di Madiun.
    Soekarwo mewanti-wanti jangan sampai terulang masalah konsumsi atlet seperti pada Porprop III di Kediri. "jangan sampai yang menangani konsumsi hanya satu catering, tapi harus beberapa catering agar tidak ada makanan yang basi," ujar Gubernur kepada wartawan usai pemaparan persiapan KONI Jatim menggelar Porprov IV di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (7/9).
    Selain konsumsi Pak Dhe Karwo juga mengingatkan masalah Transpotasi. Ini karena di daerah yang menjadi penyelenggara Porprop IV jalur kendaraannya terlihat sempit dan padat. Karena itu setiap kendaraan atlet perlu pengawalan agar tidak sampai terlambat di pertandingan.

Dalam acara itu, Gubernur yang akrab dipanggil Pakde Karwo sangat serius melihat pemaparan persiapan Porprov yang dilakukan Ketua Umum KONI Jatim Ir Erlangga Satriagung. "Bagus itu KONI Jatim memasukkan teknologi dalam upaya meningkatkan prestasi," tambah Pakde Karwo.

Menurutnya, Porprov tahun ini harus berjalan sukses. Tidak hanya dari segi penyelenggaraan, tapi juga prestasi. Setidaknya, harus ada progres agar penyelenggaraan even yang menelan biaya besar itu tidak berakhir sia-sia. "Misalnya cabang olahraga atletik atau lari harus ada peningkatan catatan waktunya. Mungkin belum bisa melampaui rekor nasional. Tapi, progres itu penting," ujarnya.

Soal penyelenggaran, Pakde Karwo juga serius memperhatikannya. Karena masalah ini menyangkut non teknis. "Akomodasi harus matang. Juga konsumsi atlet. Jangan sampai mengurus makanan 4 ribu atlet diserahkan pada satu catering," jelasnya.

Secara khusus, Pakde Karwo menyoroti langkah KONI Jatim yang memasukan teknologi dalam proses peningakatan prestasi. Apakah ahli tulang, psikologi, fisik dan nafas. "Ini titik awal bagi KONI," tandasnya

Sementara itu Ketua Umum KONI Jatim Ir Erlangga Satiagung menjelaskan bahwa Burung Kepodang Batu (Oriolus Chinensis Maculatus) dipilih menjadi maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV Madiun 2013. Perkenalan kepodang batu sebagai maskot dilakukan di depan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo.

Kepodang Pado juga dikenal dengan nama, Kepudang Kuduk Hitam, Dendang Selayang, Kunyit Besar, Kunyit Selayang, atau Black-naped Oriole. Burung ini memang dikenal sebagai burung asli Kota Madiun Dipilihnya Kepodang Batu sebbagai maskot Porprov IV bukan tanpa alasan. Dalam pemaparannya, Ketua Umum KONI Jatim, Erlangga Satriagung menjelaskan, burung ini memiliki bulu yang bersih, rapi dan indah serta.

Selain itu, Kepodang Batu sangat teliti dalam membuat sarang yang kuat dan indah. "Diharapkan burung ini dapat memberi inspirasi para atlet mencapai puncak prestasi," papar Erlangga. Pada Porprov I 2007 silam, buaya didapuk sebagai maskot. Berlanjut ke Porprov II 2009, maskot yang dipakai adalah singa. Sedangkan harimau putih menjadi maskot untuk Porprov III 2011.(her)

Advanced Search

   Produk SKPD