MTF 2013, PEMPROV TEKANKAN PROMOSI 765 DESTINASI WISATA

Jumat, 10 Mei 2013 | 12:26


    Ajang tahunan Majapahit Travel Fair (MTF) 2013, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menekankan promosi wisata bagi 765 destinasi wisata yang tersebar di wilayah Jawa Timur. Penekanan ini mengingat, kegiatan yang telah menjadi ikon Jawa Timur ini mampu mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Timur hingga sepuluh persen.

    “Pada pelaksanaan MTF 2012, kunjungan wisata meningkat 10 persen menjadi kisaran 240.000 wisatawan dibanding even yang sama tahun 2011 atau year on year,” ujar Kadis Pariwisata Jatim Jarianto, di kantornya Jumat (10/5)

    Karena itu, Pemprov yakin jika tahun ini juga akan mengalami peningkatan minimal 10 persen atau menjadi sekitar 260.000 wisatawan.

    Untuk mencapai target tersebut, kata Jarianto, pihaknya akan meningkatkan jumlah peserta dari negara-negara lain yang diundang. Bila sebelumnya hanya 10 negara, pada pelaksanaan MTF kali ini, jumlahnya akan ditingkatkan dua kali lipat menjadi sekitar 20 negara.

    “Wartawan-wartawan asing juga akan kami undang dan kami ajak mendatangi tempat-tempat wisata di Jawa Timur. Yang pasti kami yakin target itu bisa tercapai, apalagi segala sesuatunya sudah dikoordinasikan sangat baik,” ujarnya.

    MTF 2013 rencananya digelar pada 16 Mei hingga 19 Mei 2013. Dalam gelaran ini, akan diselenggarakan sejumlah acara, termasuk seminar dan pameran paket wisata yang diklaim sebagai yang terlengkap dan termurah.

    Di sisi lain Jarianto mengakui pihaknya kurang mempromosikan wisata Jawa Timur dengan baik. “Ada sebanyak 765 potensi objek wisata di Jawa Timur, satu sama lain hampir mirip. Mulai dari Pacitan maupun Banyuwangi. Kami akui kami kurang mempromosikan dengan baik. Pada 16-19 Mei nanti akan ada kegiatan Majapahit Travel Fair sebagai ajang promosi besar-besaran yang dilakukan oleh pemda,” ujarnya.

    Dia menjelaskan Majapahit Travel Fair merupakan even tahunan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Surabaya. Pada acara tersebut juga akan dipromosikan berbagai lokasi wisata dan promosi hotel.

    Sementara itu Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Timur menilai, promosi pariwisata harus disesuaikan dengan target wisatawan yang dibidik. Salah satunya lewat event Majapahit Travel Fair.

    Wakil Ketua I PHRI Jawa Timur Muhammad Soleh mengatakan wisatawan domestik memiliki potensi yang lebih besar dibandingkan dengan wisatawan mancanegara. Menurutnya, pemerintah daerah akan lebih efektif mempromosikan dengan mengundang travel agen baik domestik maupun asing.

    “Travel agen merupakan corong daerah wisata, mereka yang nantinya bercerita dan mereferensikan kepada calon wisatawan. Wisatawan domestik yang ke Jawa Timur memiliki potensi yang lebih besar dibanding wisatawan mancanegara, tetapi juga tidak melupakan wisatawan asing sehingga mereka tidak hanya mengenal Bali,” ujar Soleh.

    Dia menjelaskan saat ini Pemprov Jatim memang sudah mengadakan acara promosi wisata tahunan. Kegiatan seperti itu, lanjutnya, sebaiknya diefektifkan. Selain itu, dia menilai selama ini objek yang ada kurang dipelihara dan dikelola dengan baik oleh pemerintah.(fad)

Advanced Search

   Produk SKPD