DINDIK JAMIN BANJIR TAK HALANGI PENDISTRIBUSIAN SOAL UNAS

Jumat, 12 April 2013 | 14:11


             Meski beberapa daerah di Jawa Timur rawan banjir, Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim menjamin pendistribusian soal Ujian Nasional (Unas) 2013 yang dimulai sejak Kamis (11/4) kemarin akan berjalan lancar.

            Demikian dikatakan, Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jatim, Dr Harun di Surabaya Jumat (12/4), menurutnya, di daerah yang terkena banjir, contohnya Sampang, yang ada di Pulau Madura. Untuk itu, Harun memberikan dispensasi khusus terkait pendistribusian jika tak sesuai dengan jadwal, namun Harun memastikan semua akan berjalan lancar.

             “Memang kita sengaja memundurkannya satu hari dalam pembagian lembar soal, karena kita masih melihat cuaca yang ada di Jawa Timur. Itu yang menjadi kendala dalam pengiriman tahun ini,” ujar Harun.

             Saat ini banyak kabupaten/kota di Jatim mengalami hal serupa dengan Sampang seperti Ngawi dan Bojonegoro, yang saat ini masih merasakan bencana banjir tersebut.

              “Ini memang ujian untuk panitia penyelenggara, namun kita sudah konsultasi langsung dengan BMG Jatim, semoga saja curah hujan di kabupaten/kota yang tadinya terkena dampak banjir mulai berkurang dan mulai surut,” jelasnya.

            Namun kekhawatiran Harun sedikit berkurang, karena panpel kabupaten/kota sudah menghubungi Harun dan berusaha melindungi lembar soal Unas untuk Provinsi Jatim.

            “Dari Diknas yang kami kirim kemarin, mereka sudah menyiapkan tempat khusus untuk melindungi soal Unas,“ terangnya.

            Untuk dikertahui, mulai kemarain mendistribusikan lembar soal Ujian Nasional (Unas), ke dinas pendidikan masing-masing di 13 kabupaten/kota Jatim yakni Lumajang, Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Banyuwangi, Tulungagung, Bondowoso, Situbondo, Jember, Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Tuban.

             Pendistribusian soal yang dicetak PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk, Sedati, Sidoarjo ini dibagi menjadi 3 hari, 11-13 April 2013 untuk setingkat SMA sederajat, sementara untuk SMP dan sederajat 18-20 April 2013.

            Dihari pertama pengambilan soal Unas ini, kabupaten yang berhak mengambil hari ini. “Kami sengaja membagi tiga kelompok dan paling jauh dulu tempat yang dituju. Mungkin Surabaya akan terakhir kalinya,” kata Kadindik Jatim, Dr Harun,

             Tujuan pembagian hari dan kelompok ini demi kelancaran dan menghindari masalah dalam pendistribusian soal Unas. “Ini salah satu cara kami, agar mempermudah pembagian soal,” imbuhnya.

              Dari panitia sendiri, memang akan mendahulukan soal Unas untuk SMA terlebih dahulu. “SMA kami dahulukan, karena memang pelaksanaannya lebih dulu,” teranngnya.

            Unas 2013 jenjang SMA/SMK/MA akan dimulai pada 15-18 April. Disusul SMP/MTs pada 22-25 April dan SD/MI pada 6-8 Mei 2013. Berdasar data Dikbud Jatim, total peserta mulai dari jenjang SD,SMP,SMA,SLB dan Paket di Jatim yang akan mengikuti UN nanti tercatat 1.659.656 siswa. (hjr)

Advanced Search

   Produk SKPD