PERSIAPAN UPACARA HARDIKNAS 2013 CAPAI 50 PERSEN

Selasa, 9 April 2013 | 14:22


    Persiapan Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Provinsi Jatim yang rencanannya digelar 2 Mei 2013 di Gedung Negara Grahadi, mencapai 50 persen atau memasuki tahap rapat persiapan akhir.

    “Kita sekarang lagi menghitung berapa undangan dan peserta upacaranya, setelah itu kita akan lakukan rapat persiapan akhir,” kata Kepala Bagian Pendidikan Biro Kesmas Setdaprov Jatim, Slamet Hariyono usai memimpin rapat persiapan Upacara Hardiknas di kantor Gubernur, Selasa (9/4).

    Menurutnya, meski tema kegiatan masih menunggu dari pusat, namun persiapan telah dilakukan seperti menghitung berapa jumlah peserta upacara, petugas, paduan suara, hingga susunan acara.

    Pemerintah Provinsi Jatim berupaya melakukan kesiapan secara sempurna dengan cara melakukan koordinasi dengan semua pihak. Selain itu, sekecil permasalahan yang mungkin muncul sudah diantipasi sehingga diharapkan pelaksanaannya akan berjalan sesuai rencana.

    “Koordinator masing-masing bagian pendukung upacara telah serahkan ke lembaga atau instansi terkait, yang terdisi dari Puspida, TNI, Narisan Korpri, Pramuka, Siswa dan Mahasiswa serta Menwa,” katanya.

    Karena akan berbarengan dengan demo buruh, maka pengamanan area upacara akan dilakukan mulai H-2 dengan pengamanan dari anggota Polrestabes Surabaya. “Kami gak tau kapan pastinya demo buru dilakukan, karena itu saya minta H-2 polisi siaga di lokasi upacara untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.

    Sementara Humas Dinas Pendidikan Jatim, Drs Sugeng Santoso menambahkan, sebagai penyelenggara Dindik Jatim telah menyiapkan beberapa hal, seperti peserta upacara dari siswa, mahasiswa, dan Menwa hingga petugas penyibar bendera. “Seperti tahun sebelumnya, kami ingin upacara berjalan lancar,” terangnya.

    Dikatakannya, diakhir acara akan dilakukan beberapa pemberian penghargaan oleh bapak gubernur di antara penghargaan siswa dan guru berprestasi. “Setiap tahun kami selalu memberi penghargaan pada guru dan siswa berprestasi, untuk memotivasi yang lainnya agar terus melakukan perbaikan di bidang pendidikan,” katanya. (hjr)

Advanced Search

   Produk SKPD