DANA CAIR, KPU JATIM SIAP GELAR SOSIALISASI PILGUB 2013

Selasa, 26 Maret 2013 | 20:04


Setelah sempat tertunda atau belum cairnya anggaran Pilgub untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, akhirnya dana sebesar Rp 576 miliar dicairkan oleh Pemprov Jatim. Karena itu, KPU akan segera menggelar sosialisasi pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim pada 7 April 2013.
Anggota KPU Jatim, Agus Mahfud Fauzi saat di kantor KPU Jatim, Selasa (26/3) mengatakan, dana tersebut dijadwalkan akan dicairkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim karena Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sudah ditandatangani. ”Kami sudah mengurus rekening dan memang NPHD barusan sudah ditandatangani dan tinggal menunggu waktunya saja dicairkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini sudah ada kesepakatan dengan Pemprov Jatim dan KPU Jatim mengenai tambahan anggaran sebesar Rp 10 miliar yang diminta KPU. Pada tahap awal, dana yang dicairkan nantinya adalah sebesar Rp 576 miliar sesuai dengan permintaan KPU sebelumnya. Sedangkan, sisanya atau tambahan akan diberikan pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2013 mendatang. ”Sudah ada komitmen dengan Sekdaprov (Sekretaris Daerah Provinsi) untuk menambah anggaran nantinya akan dicairkan pada PAK. Pada prinsipnya apa yang sudah masukan kami didengarkan,” ujarnya.
Oleh karena itu dengan adanya pencairan dana, acara sosialisasi KPU Jatim akan dilakukan dan launching akan dilakukan serentak di 38 kabupaten/kota di Jatim sebagai pembuka proses Pilgub. ”Memang dari KPU pusat sudah memerintahkan untuk menggelar launching di seluruh kabupaten pada tanggal 7 April mendatang,” tegasnya.
Ia menambahkan, tertundanya pencairan anggaran Pilgub Jatim untuk KPU ini memang sempat mengganggu sejumlah persiapan. ’’Tapi secara keseluruhan tidak mengganggu sama sekali. Apalagi, sekarang sudah ada kepastian kapan cairnya,’’ tegasnya.
Terkait Data Penduduk Pemilih Potensial (DP4) Pilgub, KPU berharap agar Pemprov Jatim memberikannya tepat waktu pada 1 April mendatang. Diharapkan, data yang diberikan itu berupa e-KTP yang ada di Jatim. ”Sebenarnya kalau memang datanya berupa e-KTP kami sangat terbantu, tetapi kalau datanya belum rampung tidak masalah karena petugas akan melakukan verifikasi lanjutan,” tuturnya.
Selain dana untuk KPU, Pemprov Jatim juga mencairkan anggaran Pilgub kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebesar Rp 142,2 miliar. Anggaran lainnya adalah untuk Polda Jatim sebesar Rp 55 miliar, Kodam V/Brawijaya Rp 11 miliar, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Provinsi Jatim sebesar Rp 3 miliar
Kemudian, Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpolinmas) Jatim Rp 2,5 miliar dan Satpol PP sebesar Rp 400 juta. Sementara, tiga instansi lainnya yang anggarannya juga dicairkan adalah Dinas Kominfo Jatim sebesar Rp 300 juta, Biro Administrasi Pemerintahan Umum Rp 2,5 miliar dan Biro Hukum Pemprov Jatim sebesar Rp 250 juta. (pca)

Advanced Search

   Produk SKPD