PILGUB JATIM 2013, KPU TUNGGU PENCAIRAN DANA

Rabu, 20 Maret 2013 | 14:55


Pesta demokrasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2013 tinggal lima bulan lagi. Untuk pelaksanaan putaran pertama yang bakal digelar 29 Agustus, kini KPU Jawa Timur masih menunggu cairnya dana hibah dari APBD Provinsi Jatim sebesar Rp 576.045.731.721. Jumlah itu telah disetujui oleh DRPD Jatim melalui surat No 160/2066/060/2013 per tanggal 4 Februari 2013.
Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Informasi KPU Jatim, Nadjib Hamid saat dikonfirmasi, Rabu (20/3) mengatakan memang dana hibah untuk Pilgub Jatim 2013 putaran pertama belum cair. Meski begitu, KPU Jatim akan memulai penerimaan DP4 (Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu) Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Pemprov dan Pemkab/Pemkot pada 1 April
Menurutnya, anggaran hibah untuk pelaksanaan putaran pertama Pilgub Jatim 2013 tersebut naik dibanding alokasi tahun 2008. Tahun 2008 total anggaran pilgub yang dialokasikan Rp 535 miliar, kini naik menjadi sebesar Rp 576 miliar.
Tentang apakah anggaran tersebut bisa mencukupi, karena tidak sesuai dengan anggaran yang diajukan. Nadjib menyatakan cukup. Memang, Pilgub 2013 satu putaran membutuhkan dana mencapai Rp 794 miliar. Dari dana itu, Rp 576 miliar untuk KPU Jatim, Bawaslu Jatim sebesar Rp 142 miliar, Polda Jatim Rp 55 miliar dan Kodam V/Brawijaya Rp 11 miliar. Kemudian, ditambah lagi anggaran untuk keperluan Desk Pilkada yang dikoordinasi Biro Pemerintahan Setdaprov Jatim, Bakesbangpol, Disnakertransduk Jatim (akurasi DP4) dan Satpol PP untuk membantu keamanan sebesar Rp 6 miliar.
Sementara itu, Sekdaprov Jatim Dr H Rasiyo mengatakan, pencairan dana hibah Pilgub bakal direalisasikan bulan ini. Hal itu bisa segera dilakukan setelah KPU melengkapi persyaratan administrasi yang dibutuhkan. “BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, red) sudah saya panggil untuk menyelesaikan hal yang diperlukan. Pencairan juga bergantung pada KPU untuk memenuhi persyaratan administrasnya,” katanya.
Ia berharap Pilgub Jatim 2013 akan berlangsung satu putaran. "Saya berdoa untuk satu putaran saja, supaya tidak terlalu membebani APBD Jatim seperti Pilgub 2008. Saya mohon doa restunya dari masyarakat Jatim,” ujarnya berharap.
Kendati demikian, jikalau Pilgub Jatim berlangsung dua putaran, lanjut Rasiyo, akan ada dana cadangan yang dianggarkan melalui perubahan APBD Jatim 2013 sekitar bulan Agustus-September. (afr)

Advanced Search

   Produk SKPD