PKK GELAR SOSIALISASI DAN PENCANANGAN KESATUAN KB

Jumat, 30 November 2012 | 13:47


            Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur bersama Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan (BKBPP), dan Dinas Kesehatan menggelar Sosialisasi dan pencanangan pelaksanaan kesatuan gerak PKK – KB – Kesehatan.

    Pembukan pencanangan dan sosialisasi ini ditandai dengan pemukulan gong oleh ketua Tim PKK Jatim, Hj. Nina Soekarwo di Gedung Wicaksana Pemprov Jatim, Jumat (30/11).

            Ketua Tim PKK Jatim, Hj. Nina Soekarwo usai pembukaan acara sosialisasi mengatakan tujuan acara ini yaitu meningkatkan pemahaman cakupan pelayanan berkualitas dalam program pemberdayaan, kesejahteraan keluarga, keluarga berencana dan kesehatan sebagai upaya mendukung Millenium Development Goals (MDGs).

             “Jadi kegiatan ini lebih difokuskan untuk memperkuat dasawisma dan Posyandu di kabupaten/kota di Jatim sebagai upaya mencapai target Millenium Development Goals (MDGs),” tegasnya.

            Ia menjelaskan dengan difokuskan dasawisma dan posyandu ini merupakan garda terdepan dalam pembangunan kesehatan dan menjadi poin–poin utama pembangunan masyarakat, sehingga berdampak besar bagi keberhasilan program pembangunan di Jatim.

            “Untuk itu kami berharap dan minta kepada kelompok kerja operasional pembinaan pos pelayanan terpadu (Pokjanal Posyandu) untuk terus meningkatkan dukungan pengembangan posyandu di Jatim, sehingga dapat menekan angka kematian ibu, angka kematian bayi serta gizi buruk,” ujarnya.

            Menurutnya saat ini jumlah posyandu di Jatim sebanyak 45.000 posyandu. Dengan klasifikasi yaitu Pratama sebanyak 4,136, Kedua, Madya yaitu 18,533, ketiga yaitu Purnama sebanyak 21, 041 dan keempat yaitu Mandiri sebanyak 1,893. “Saat ini kader PKK tercatat sebanyak 226, 829, dan yang aktif sebanyak 205,227,” paparnya.

            Ia menambahkan saat ini PKK Jatim telah melakukan pembinaan Dasawisma, Revitalisasi Posyandu, Pendataan PHBS, untuk mencapai hasil yang lebih baik kesatuan gerak PKK KB-Kes memerlukan upaya konkrit dalam meningkatkan kualitas pelayanan KB terutama di daerah terpencil.

            Ia berharap kepada pengurus PKK tingkat kecamatan agar aktifkan seluruh program PKK khususnya pemberdayaan masyarakat secara optimal,.

             “Program ini akan berjalan dan berhasil bila kita semua stakeholder yang ada di PKK bekerjasama dan gotong royong maka akan menghasilkan sesuatu yang berkualitas,” ujar Bude Karwo sapaan akrabnya Hj. Nina Soekarwo.(pca)

Advanced Search

   Produk SKPD