Mendung Sedikit
24-34
Jumat, 3 Agustus 2012 | 14:33
Setelah sukses melakukan Operasi Pasar (OP) subsidi ongkos angkut beras, gula pasir dan minyak goreng Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim kembali akan OP bahan pokok telur ayam broiler/ayam ras. Hal tersebut dilakukan karena harga telur ayam menjelang Puasa hingga mendekati Lebaran harganya masih cukup tinggi
Kepala Disperindag Jatim Ir Budi Setiawan ME MT di kantornya Jl Siwalankerto Utara, Surabaya, Jumat (3/8) mengatakan, harga telur ayam ras menjelang Puasa sempat naik menjadi Rp 18.500/kg tetapi saat ini sudah turun menjadi Rp 14.700/kg dan telaur ayam yang sebelumnya Rp 25.000/kg kini turun menjadi Rp 23.000/kg. Agar OP telur ayam ras sukses saat ini sedang dibahas mekanismenya dengan para suplayer serta beberapa peternak ayam di Jatim.
Menurut Budi, sebenarnya persediaan telur dan daging ayam cukup tersedia. Stok daging ayam awal Juli sampai dengan Agustus 2012 sekitar 96.639 ton untuk konsumsi 34.141 ton. Begitulah gambaran tentang kondisi daging ayam menjelang Puasa pada Juli 2012 hingga Lebaran tahun ini. sementara harga daging ayam sampai dengan 17 Juli berkisar Rp 25.800-Rp 26.000/kg, diprediksi harga fluktuatif hingga Lebaran.
Sedangkan telur ayam broiler stok pada awal Juli 84.401 ton sedangkan kebutuhan untuk konsumsi masyarakat 56.866 ton. Sementara pada Agustus ada persediaan 42.230 ton untuk konsumsi 15.385 ton. Jadi Jatim selama Lebaran surplus telur 26.845 butir telur. Harga telur ayam pluktuatif hingga akhir Agustus dalam kisaran Rp 15.000/kg. Oleh sebab itu dengan masih tingginya harga telur Pemprov Jatim akan segera melakukan OP telur ayam ras agar harga telur terkendali dan stabil selama Puasa hingga Lebaran nanti
. Operasi pasar subsidi ongkos angkut teluar ayam ras di Surabaya sama dengan OP beras, gula pasar dan minyak goreng yakni dipuatkan di beberapa titik pasar tradisional yakni Wonokromo DTC, Pasar Pucang, Pasar Tambakejo, dan Pasar Tembok. Petugas OP setiap harinya akan menyiapkan 1-1,5 ton lteluar ayam di setiap titik pasar
OP telur ini rencananya dimulai setiap pukul 0.700 pagi hingga selesai dan OP akan berlangsung hingga 14 Agustus atau H-5 menjelang Lebaran 1433 H.
Kegiatan OP adalah dalam upaya stabilkan harga dan melindungi masyarakat. Kegiatan OP oleh Pemprov Jatim adalah merupakan program bantuan distribusi ongkos angkut dalam upaya stabilkan harga menjelang Puasa hingga Lebaran. Dalan program ongkos angkut Pemprov Jatim telah menyiapkan dana Rp 12, miliar.
Tidak bisa dipungkiri menjelang Puasa hingga sampai Lebaran permintaan beberapa bahan pokok seperti beras, gula, telor ayam, daging dan minyak goreng yang bisa menyebabkan hargan naik. Berdasarkan data tahun-tahun sebelumnya kenaikan permintaan pasar terhadap beberapa komoditas diperkirakan naik antara 10 samp[ai 15 persen dibanding dengan kebutuhan normal.
Peningktan permintaan tersebut menjadi bagian budaya sosial keagamaan masyarakat Indonesia pada umumnya. Dimana selama Puasa selain masyarakat perlu menyajikan menu sedikit istimewa untuk anggota keluarga dalam tradisi ritual silaturahim saling mengunjungi pada setiap Lebaran. (ryo)
