DESA WISATA DIHARAPKAN MAMPU TINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN

Jumat, 3 Agustus 2012 | 13:31


Baru-baru ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim menggelar kegiatan pelatihan manajemen desa wisata. Diharapkan, desa wisata semakin berkembang dan menambah kapasitas kunjungan wisata di Jatim.

Pengembangan desa wisata juga tidak terlepas dari kesadaran dan partisipatif aktif masyarakat, peran pemangku kepentingan serta kondisi lingkungan yang kondusif. Setidaknya, desa wisata harus dikelola secara profesional yang menghasilkan produk wisata yang layak dan bersaing menghadapi globalisasi.

"Pengembangan desa wisata ini, diharapkan bukan hanya memiliki nilai daya jual dan daya saing sebagai batas sebagai desa wisata saja, tapi harus perlu ditangani lagi," kata Kepala Disbudpar Jatim, Dr H Jarianto MSi dikonfirmasi Jumat (3/8)

Sedangkan Kepala Bidang Pengembangan Sumberdaya Pariwisata (PSDP), Dra Rosmiati MM mengatakan, tujuan pelatihan ini adalah meningkatkan kualitas pengetahuan, keterampilan dan SDM pengelola desa wisata, sehingga mampu mengembangkan, membina dan mengelola desa wisata dan memacu kreativitas peserta dalam melakukan diversifikasi produk desa wisata.

Sebelumnya, pengembangan Potensi Desa Wisata merupakan program sinergitas bagi pembangunan pariwisata yang berbasis masyarakat yang dicanangkan pemerintah pusat melalui UU No 10 Tahun 2009 tentang ke pariwisataan berbasis masyarakat.

Jarianto menjelaskan adanya permasalahan industri pariwisata di Jatim yang berkutat pada lemahnya infrastruktur, informasi, dan promosi. Guna mengatasi problem itu, lanjut dia, diperlukan pengembangan industri pariwisata ke depan dengan pola multi sektor, multi dimensi, multi profesi, dan multi aspek.

"Pemprov Jatim beserta pemkab/kota harus bersinergi dalam pengembangan destinasi wisata dan pemberdayaan masyarakat sekitar, sehingga saatnya nanti Jatim menjadi tujuan wisata yang menarik dan diminati," katanya.

Pelatihan Manajemen Desa Wisata kali ini diikuti 80 orang peserta dari berbagai pengelola Desa Wisata di Jawa Timur. Pada kesempatan ini peserta akan diberikan sertifikat dan bimbingan dari nara sumber seperti oleh Disbudpar Provinsi Jawa Timur, Dr. Prof. Eko Ganis Sukoharsono, SE dari Universitas Brawijaya SE, Drs. Destha Titi Rahardja dari UGM Yogyakarta, Indecon Jatim dan Bagus Supeno.

Sedangkan materi Kebijakan Pembangunan Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Sistem Administrasi Berbasis Informasi Teknologi (IT), Pengelola Home Industri untuk menunjang pengembangan Desa Wisata, Sadar Wisata dan Kelembagaan Pokdarwis. (fad)

Advanced Search

   Produk SKPD