GUBERNUR DAN DUBES FINLANDIA BAHAS TINGKATKAN EKONOMI

Senin, 25 Juni 2012 | 14:23


Gubernur Soekarwo bersama perwakilan Dubes Finlandia Kai Soener di Gedung Negara Grahadi, Senin (25/6)

Untuk menjalin kerjasama yang baik antara Provinsi Jawa Timur dan Negara Finlandia, Gubernur Jawa Timur melakukan pertemuan dengan perwakilan Finlandia yang diwakili oleh Kai Soener di Gedung Negara Grahadi, Senin (25/6). “Kami ingin, ke depan hubungan antara Jawa Timur dengan Finlandia bisa lebih baik dalam membangun ekonomi masing-masing wilayah,” ujar Gubernur Jawa Timur Dr H Soekarwo usai menemui perwakilan Duta Besar Finlandia di Grahadi Surabaya, Senin (25/6).
Dikatakan Pakde Karwo, dalam lima tahun terakhir kerjasama bidang investasi, kehutanan dan energi berjalan dengan baik. Hal ini ditandai dengan penandatanganan sejumlah perjanjian seperti, penandatanganan Perjanjian Peningkatan dan Perlindungan Penanaman Modal (P4M) pada 2006, penandatanganan Joint Declaration on Climate Change and Sustainable Forest Management pada 2008, dan penandatanganan Agreement on the Cooperation in the Energy and Environment Partnership tahun 2011.
Gubernur menjelaskan, tingkat pertumbuhan ekonomi di Jatim mencapai 6,67 persen dengan PDRB Rp 778,45 triliun, melebihi pertumbuhan nasional yang mencapai 6,10 persen dan DKI Jakarta 6,51 persen. "Provinsi ini sangat menjanjikan dibandingkan DKI Jakarta, lebih baik pindah di Jawa Timur, sebab DKI Jakarta saat ini dimana-mana macet, ini bukan narsis, memang di Jatim tidak ada seperti itu, semua lancar," tuturnya.
Pakde Karwo berharap, jalinan kerjasama yang sudah terbangun itu dapat semakin ditingkatkan. Terutama menyangkut bidang-bidang yang dapat memberikan dampak cukup besar bagi perkembangan dan kemajuan pembangunan di Jawa Timur.
Sementara itu Asisten I Sekda Provinsi Jatim, Hadi Prasetyo menambahkan, kunjungan Dubes Finlandia di Jatim untuk melakukan kerjasama di empat bidang yaitu pertama melakukan investasi di bidang kehutanan karena negara Finlandia ingin mengembangkan produksi palem dan kertas.
Yang kedua Pinlandia ingin mengembangkan industri alat berat atau grandkonteiner di Indonesia khususnya Jatim dengan bekerjasama dengan pihak pelabuhan, yang ketiga yaitu ingin mengembangkan energi karena saat ini di Indonesia ingin mengembangkan tenaga energi.
Keempat, yakni soal pendidikan atau edukasi karena Negara Finlandia yaitu disalah satu perguruan tinggi ingin menggabungkan atau konsep baru bisnis desain, arsitek dan teknologi untuk dijadikan satu.
“Perwakilan Finlandia ini menilai bahwa Provinsi Jawa Timur saat ini merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki perkembangan dan statistik perekonomian yang sangat bagus dan tinggi, dari pada negara di Asia Timur,” ujarnya. (pca/foto;sug)

Advanced Search

   Produk SKPD