BERKAT PENCEGAHAN KDRT, PKK BOJONEGORO RAIH PAKARTI UTAMA II NASIONAL

Senin, 28 Mei 2012 | 11:29


PKK Bojonegoro meraih penghargaan Pakarti Utama II tingkat Nasional dari Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan ini diperoleh dikarenakan kerja keras Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro dalam upaya penanganan dan pencegahan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro Ahfudhoh Suyoto, Senin (28/5) menuturkan, penghargaan yang diterima ini adalah atas kinerja Tim Penggerak PKK bersama dengan mitranya, yakni Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A) dalam memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat tentang Undang-Undang Perlindungan Perempuan dan Anak. Serta hukum bagi mereka yang melakukan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, baik itu tindak kekerasan fisik, psikis maupun penelantaran.

“Dengan cara ini para perempuan di Bojonegoro banyak mengerti tentang hak-haknya dan langkah-langkah apa yang dilakukan ketika KDRT menimpa mereka,” jelasnya.

Menurut Mahfudhoh, desa yang mewakili Bojonegoro adalah Desa Bayemgede Kecamatan Kepohbaru. Dimana desa ini terdapat Rumah Pintar yang aktif melakukan pembinaan dan penanganan kasus KDRT yang terjadi di wilayah Kecamatan Kepohbaru. Dari sekian kasus yang terjadi baik itu masalah rumah tangga dan penelantaran ekonomi mampu diselesaikan oleh shelter rumah pintar yang merupakan kepanjangan tangan dari P3A di tingkat desa.

Mahfudhoh menambahkan, masyarakat yang menjadi korban bisa melaporkan dan mendapatkan penanganan sesuai dengan tingkatan kasus yang menimpa mereka. Jika masalah masih dalam kriteria ringan maka akan diselesaikan di rumah pintar yang didalamnya dikelola oleh Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat yang berpengaruh. Namun jika masalah tersebut harus mendapatkan penanganan secara hukum maka rumah pintar inilah yang berfungsi untuk melaporkan ke P3A Bojonegoro.

“Karena kretaivitas dan semangat mereka inilah Desa Bayemgede mewakili Bojonegoro untuk maju di tingkat nasional,”  tegas Mahfudhoh.

Dia menjelaskan, selain berfungsinya Rumah Pintar ini ada hal lain yang patut mendapatkan apresiasi, yakni adanya pemberian bekal keterampilan kepada mereka yang menjadi korban kekerasan KDRT. Hal ini dilakukan untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada mereka sehingga mampu dan mandiri. Karena, berdasarkan pengalaman ada di antara mereka yang menjadi korban kekerasan KDRT yang tidak memiliki kemampuan secara finansial dan selama ini hanya bergantung kepada kepala keluarga atau suami mereka.

“Berdasarkan kenyataan di lapangan terjadinya kekerasan ini karena juga dipicu oleh faktor ekonomi. Di sisi lain adalah adanya kegiatan Bina Keluarga Remaja dan Kegiatan Kelompok Sadar Hukum (Kadarkum) yang sudah berjalan baik,” ungkapnya.

PKK bersama P3A banyak menerima adanya laporan kekerasan yang terjadi terhadap perempuan dan anak. Namun banyak pula di antara mereka yang menjadi korban kekerasan tidak berani melaporkannya. Karena itu, PKK dan P3A menjadi mediator, juga melakukaan pendampingan serta memberikan bantuan hukum kepada perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan.

“Harapan kita dengan adanya pemahaman ini maka akan menekan jumlah kekerasan yang menimpa kepada anak dan perempuan di Kabupaten Bojonegoro,” pungkasnya.

Ditambahkan, pendirian rumah pintar pada tahun 2012 ini diharapkan bisa terbentuk di seluruh desa di wilayah Kabupaten Bojonegoro yakni di 430 desa dan kelurahan. (kominfo BNG, jok))

Advanced Search


  • RANGKAIAN KEGIATAN MEMPERINGATI HARI JADIKE 69 PROVINSI JAWA TIMUR KE 69

  • Kamis, 16 Oktober 2014

    Festival kuliner Makanan Raja-raja Majapahit bersama Hari Pangan Sedunia
    Pukul: 09.00 s/d selesai
    Tempat: Lapangan Timur GOR
    Sidoarjo Pelaksana: 16 - 18 Okt 2014

  • Sabtu, 18 Oktober 2014

    Parade Seni Budaya Jawa Timur
    Pukul: 18.00 s/d selesai
    Tempat: Taman Candra Wilwatita
    Pelaksana: 16 - 18 Okt 2014

  • Gelar Seni Padang Rembulan
    Pukul: 19:00 s/d selesai
    Tempat:Pamekasan

  • Festival Sapi Sono'
    Pukul: 19:00 s/d selesai
    Tempat: Stadion R. Soenarto Hadiwidjojo, Pamekasan

  • Minggu, 19 Oktober 2014

    Jalan Sehat Peringatan hari Jadi 69 Prov. Jatim dan HUT Dispenda ke-52 Th. 2014
    Pukul: 06:00 s/d Selesai
    Tempat: Start dan Finish Halaman Gedung Negara Grahadi

  • Fun Bike
    Pukul: 06.00 WIB s/d SELESAI,
    Tempat: Tugu Pahlawan

  • Grand Final Kerapan Sapi Tradisional se-Madura
    Pukul: 08:00 s/d Selesai
    Tempat: Stadion R. Soenarto Hadiwidjojo, Pamekasan

  • Seminar Naional Kebudayaan
    PUKUL: 08.00 WIB s/d SELESAI,
    Tempat: Taman Candra Wilwatikta

  • Istiqhosah
    Pukul: 10:00 s/d Selesai
    Tempat: Tugu Pahlawan

  • Penutupan Jatim Fair 2014
    Pukul: 19:00 s/d Selesai
    Tempat: Grand City Surabaya

  • Selasa, 21 Oktober 2014

    Gelar Seni Padang Rembulan
    Pukul: 19:00 s/d Selesai
    Tempat: Bangkalan

  • Minggu, 26 Oktober 2014

    Superball Run (10K)
    Start: Tugu Pahlawan, Finish: Delta Plasa, SBY
    Pukul: 06:00 s/d Selesai
    Tempat: Tugu Pahlawan

  • Rabu, 29 Oktober 2014

    Pesta Rakyat dan Pentas Seni 2014
    Pelaksanaan: 29 Okt - 2 Nop 2014
    Pukul: 19:00 s/d Selesai
    Tempat: Lapangan Parkir Barat Stadion Gajayana Malang

  • Festival Keseniah Pesisir Utara
    Pelaksanaan: 20 Okt - 2 nop 2014
    Pukul: 10:00 s/d Selesai
    Tempat: Alun-alun Kab Sumenep

  • Kamis, 30 Oktober 2014

    Youth Market
    Pelaksanaan: 30 Okt - 2 Nop 2014
    Pukul: 10:00 s/d Selesai
    Tempat: Hal parkir timur Plasa Surabaya

  • Jumat, 31 Oktober 2014

    Pagelaran Wayang Kulit Dalang: Ki Anom Suroto
    Pukul: 19:00 s/d Selesai
    Tempat: Jl. Pahlawan Surabaya

   Produk SKPD