SABTU, JEMBATAN SEMBAYAT BISA DIOPERASIONALKAN

Kamis, 31 Maret 2011 | 10:31


Jembatan Sembayat yang melintasi DAS (Daerah Aliran Sungai) Bengawan Solo di Desa Sembayat, Kecamatan Bungah, Gresik kini telah selesai dibangun. Bahkan, jembatan yang sebelumnya mengalami kerusakan ini sudah bisa dioperasionalkan pada Sabtu (2/4) lusa, sehingga kemacetan yang terus terjadi bisa segera teratasi.
Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan Dinas PU Bina Marga, I Made Sukartha, Kamis (31/3) mengatakan, proyek pembangunan Jembatan Sembayat telah finis pada Selasa (29/3) malam. Setelah itu, jembatan baru bisa dioperasionalkan paling cepat 3x24 jam atau tiga hari setelahnya pada Jumat malam mendatang, sehingga mulai Sabtu sudah bisa dilintasi kendaraan.
Beberapa waktu lalu jembatan penghubung Kecamatan Manyar dan Bungah tersebut mengalami sedikit kerusakan aspal jembatan dan ada sebagian yang bergelombang, namun kini kerusakan telah teratasi. Perbaikan jembatan selebar 2X2 meter di bagian selatan jembatan itu dilakukan dengan sistem pengecoran dengan menggunakan beton mutu K700.
Beberapa hari terakhir, jalur poros utama Surabaya-Tuban atau di sisi Pantai Utara juga mengalami kemacetan dengan volume kendaraan yang cukup besar. Ini karena ruas jalan di Ambeng-Ambeng, Watangrejo dan Tirem Enggal, Kec Duduksampeyan, Gresik tepatnya di KM 28-29 tergenang luapan Kali Lamong. Diprediksi, banjir makin meluas karena debit air Bengawan Solo yang melintasi Kec Bungah pun bertambah tinggi.
Kemacetan pun tak terhindarkan. Banjir menggenangi badan jalan, mulai dari Desa Watangrejo hingga Tebaloan dengan ketinggian air sekitar 20 cm, kendaraan berjalan lambat, sehingga terjadi kemacetan. Ditambah lagi terjadi penyempitan jalan di Desa Duduksampeyan ramainya warga mencari ikan-ikan di jalan yang lepas dari tambak warga setempat.
Untuk mengantisipasi kemacetan, pengalihan kendaraan dari arah Surabaya menuju ke Lamongan dilewatkan jalur Daendles, Kec Manyar. Namun, karena hari ini volume kendaraan bertambah padat, pengalihan jalur dari Duduksampeyan ini, ternyata mengakibatkan kemacetan baru di jalur Daendles karena perbaikan Jembatan Sembayat saat itu masih berlangsung.
Menurut dia, jalan yang tergenang di Gresik akibat meluapnya Sungai Lamong adalah jalan nasional, sehingga kewenangannya berada di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V untuk wilayah Jawa Timur. Dalam upaya perbaikan tersebut, pihaknya hanya bisa meningkatkan koordinasi agar perbaikan bisa segera terselesaikan. (afr)

Advanced Search

   Produk SKPD