PENGAJUAN AKREDITASI LAB, BLH LAPORKAN PERBAIKAN

Selasa, 14 Sepember 2010 | 14:45


Laboratorium (lab) milik Pemprov Jatim yang dikelolakan pada Badan Lingkungan Hidup (BLH) kini telah mengajukan akreditasi pada Komisi Akreditasi Nasional (KAN). Penilaian telah dilakukan pada 14-16 Juli lalu, KAN menyatakan masih ada banyak kekurangan yang harus diperbaiki. Dari kekurangan hasil penilaian itu, kini BLH telah melaporkan hasil perbaikannya pada KAN sejak awal September.
Kepala Lab BLH Jatim, Drs Didik Agus Wijanarko MT saat dikonfirmasi, Selasa (14/9) menjelaskan, dari hasil penilaian Juli lalu, lab masih terdapat 30 temuan yang harus diperbaiki. Dari total itu, 11 temuan dari aspek manajemen, 12 temuan dari aspek teknis, dan tujuh temuan dari aspek pengelolaan lingkungan.
Dari aspek manajemen, rata-rata kekurangan yang muncul lebih pada ketidaksamaan faktor persepsi. Untuk aspek teknis, biasa muncul dari alat lab, seperti oven (alat pemanas). Walau oven telah dikalibrasi, karena terkadang masih ada kerusakan. Sedangkan untuk pengelolaan lingkungan, seperti alat pemadam kebakaran berupa tabung pemadam belum tersedia.
“Dari data temuan KAN yang perlu menyatakan perlunya 30 temuan yang diperbaiki itu telah dilaporkan dan sebelum Lebaran sudah kami kirimkan dengan melampirkan bukti perbaikan Kini, kami hanya tinggal menunggu hasil keluarnya akreditasi,” katanya.
Kini, lab BLH pun belum bisa dimanfaatkan secara maksimal,seperti untuk penyidikan kasus pencemaran lingkungan. Ini karena lab belum kuat secara yuridis atau belum terakreditasi. Guna menguatkan dari aspek yuridis itu, BLH telah mengajukan proses akreditasi dan hasilnya ditargetkan selesai pada 2-3 bulan mendatang atau maksimal akhir tahun.
Proses akreditasi itu telah diajukan pada Komisi Akreditasi Nasional (KAN) sejak 2009. Bahkan, proses penilaian lab pun telah dilakukan dan kini hanya menunggu hasilnya. Jika akreditasi telah dikeluarkan KAN maka lab ini akan memenuhi sistem mutu berdasarkan ISO/IEC 17025.
Adapun lab yang dinilai Juli lalu adalah lab sederhana yang kini berada di belakang kantor BLH di Jalan Wisata Menanggal. Lab itu, kini masih difungsikan, tapi hanya untuk kegiatan internal guna mendapatkan data penelitian awal sebagai data pembanding dari hasil lab lain yang telah terakreditasi.
Sementara, untuk pembangunan gedung lab baru dengan ukuran yang lebih besar di depan kantor BLH pun masih dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan selesai Desember mendatang sesuai dengan tender pembangunan yang akan selesai akhir tahun. “Yang pasti saat pindahan lab dari belakang ke gedung lab baru di depan pada Januari 2011, akreditasi lab sudah selesai,” tuturnya.
Pasca terakreditasi, lab dapat dimanfaatkan untuk berbegai penelitian, seperti uji sampling limbah cair industri, hingga uji emisi udara. Adapun dasar pembangunan lab ini adalah menggunakan Surat Keputusan Gubernur (SK Gub). Dengan adanya SK itu dan dikuatkan dengan pembangunan lab untuk uji kualitas lingkungan ini menjadi implementasi kebijakan gubernur yang memang fokus pada salah satu target RPJMD, yakni pencanangan program berbasis lingkungan hidup. (afr)

Advanced Search

   Produk SKPD