TINGKATKAN BIBIT UNGGUL, DISNAK BOJONEGORO INSEMINASI KAMBING

Rabu, 3 Maret 2010 | 11:58


Untuk menyebarluaskan bibit unggul kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan mutu dan kuantitas kambing, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro melaksanakan prorgram inseminasi kambing. Sebab saat ini jenis kambing yang ada di Kabupaten Bojonegoro hanya jenis kambing kerikil (kecil), jawa randu dan peranakan etawa.
“Dengan terangkatnya harga kambing hasil inseminasi tentunya akan berdampak pada peningkatan pendapatan petani ternak di sini,” ujar Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Tukiwan Yusa, melalui Humas Pemkab, Rabu (3/3).
Program Inseminasi Buatan Kambing yang dilaksanakan selama kurun waktu tahun 2009, kini sudah terealisasi 80 persen atau 7.927 dosis dari sasaran yang ditetapkan sebesar 10 ribu dosis straw kambing. Dengan angka Conception Rate (bunting) diperkirakan mencapai 1.585 ekor atau 20.76 Persen.
“Hingga kini yang berhasil melahirkan mencapai 11 ekor. Jumlah ini akan terus bertambah,” kata Tukiwan.
Untuk sasaran kegiatan pengadaan sarana dan prasarana teknologi peternakan tepat guna, menurut dia, adalah dengan pemberian semen beku secara gratis pada peternak dalam kegiatan pelayanan inseminasi kambing jantan unggul jenis boer dan etawa .
Pada tahun 2009, anggaran yang disiapkan untuk kegiatan ini mencapai Rp 360 juta. sedangkan tahun 2010 ini, Dinas Peternakan dan Perikanan akan memberikan semen beku sebanyak 69 ribu dosis. “Jumlah ini, akan dibagikan secara gratis untuk semua warga di seluruh wilayah di Kabupaten Bojonegoro,” tuturnya.
Untuk jenis speram yang dibagikan untuk tahun 2010 ini, kata Tukiwan, tidak hanya jenis kambing saja melainkan juga domba. Rinciannya, domba jenis Moreno sebanyak 1.000 dosis, dan domba ekor gemuk 9.000 dosis. “Untuk jenis domba ini jumlahnya sedikit karena masih dalam tahapan uji coba,” tuturnya.
Perlu diketahui, rata-rata angka keberhasilan pelaksanaan inseminasi kambing di setiap kecamatan mencapai 20 persen sampai dengan 25 persen. Dari 68.901 populasi kambing dengan realisasi distribusi yakni kambing jenis Boer 4.567 dosis, Peranakan Etawa (PE) 3.360 dosis dengan total 7.927 kambing.

Advanced Search

   Produk SKPD