RATUSAN PRAJURIT LANJUTKAN PENDIDIKAN DI KOBANGDIKAL

Senin, 22 Februari 2010 | 14:30


Setelah menyelesaikan fase pendidikan dasar kemiliteran selama tiga bulan di Pusat Latihan dan Pendidikan Dasar Militer (Puslatdiksarmil), Juanda. Ratusan prajurit kini melanjutkan pendidikan kejuruan di  Komando Pendidikan dan Pengembangan TNI AL (Kobangdikal).
Komandan Pendidikan Dukungan Umum (Dankodikdukum), Kolonel Laut (T) Ir Suroyo pada upacara penerimaan sekaligus pembukaan pendidikan kejuruan  bagi 211 prajurit siswa yang tersebar di lima pusat pendidikan yang berada di bawah Kodikdukum yang dihelat di Lapangan Apel Laut Seram, Staf Mako Lama, Bumimoro, Senin (22/2).
Menurut Dankodikdukum, dari 211 prajurit siswa tersebut, 103 orang diantaranya adalah prajurit siswa program pendidikan pembentukan perwira (Diktukpa) XXXIX TA. 2009. Sementara 108 prajurit siswa sisanya berasal dari program pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) angkatan XXXIX TA. 2009.
Untuk Diktukpa atau yang dulu dikenal dengan Calon Perwira (Capa) bintara ke perwira, lanjut Ir Suroyo, akan menempuh pendidikan kejuruan selama delapan bulan sebelum dilantik menjadi perwira pada Oktober 2010 mendatang.
Dari jumlah tersebut, Pusat Pendidikan Bantuan Administrasi memiliki siswa terbanyak dengan 34 orang (22 orang Korps Suplai dan 12 orang Korps Khusus), disusul Pusdik Teknik  29 orang, Pusdik Elektronika dengan 20 orang, kemudian Pusdik Polisi Militer  dengan 11 orang dan Pusdik Kesehatan dengan jumlah siswa sebanyak sembilan orang.
Sementara untuk siswa pendidikan pembentukan perwira, dari tamtam ke bintara sebanyak 49 orang diantaranya melanjutkan kejuruan mesin dan listrik di Pusdiktek, 34 orang melanjutkan di Pusdikbanmin, 10 orang di Pusdik Elektonika, 8 orang di pusdik kesehatan dan 7 orang sisanya melanjutkan pendidikan kejuruan di Pusdik Pomal.
Di tengah ratusan siswanya,  Ir Suroyo menyampaikan ucapan selamat atas keberhasil para siswa melewati fase pertama Diksarit yang sangat berat. ”Selamat, kalian telah melewati ujian berat yakni melaksanakan pendidikan kemiliteran dasar  yang cukup menguras tenaga dan pikiran di Puslatdiksarmil, Juanda untuk pembentukan mental prajurit serta disiplin,” ucapnya.
Lebih lajut dikatakannya, para siswa akan melewati fase atau tahap dimana para siswa akan banyak dibekali dengan pengetahuan profesi, sehingga diharapkan benar-benar cakap dan trampil dalam melaksanakan tugas sesuai penugasan. ”Pendidikan ini harus dimanfaatkan semua siswa untuk meningkatkan kemampuan individu sehingga dalam tugas bisa lebih terampil,” tuturnya.

Peresmian
Guna menambah kemampuan tempur koprs Marinir, mulai Sabtu (20/2) lalu Pusat Latihan Naluri Tempur Korps Marinir di lapangan tembak Bhumi Marinir Karangpilang telah diresmikan.
Komandan Pasmar-1 Brigjen TNI (Mar) I Wayan Mendra mengatakan, dengan diresmikannya Pusat Latihan Naluri Tempur Korps Marinir ini diharapkan dapat meningkatkan Naluri Tempur prajurit Korps Marinir, khususnya yang berada di wilayah Surabaya.
Lebih lanjut orang nomor satu dijajaran Pasmar-1 tersebut mengatakan, sebelum diresmikan menjadi Pusat Latihan Naluri Tempur Korps Marinir, hanya digunakan sebagai lapangan tembak, sekarang sudah dilengkapi berbagai fasilitas yang dapat digunakan untuk meningkatkan naluri tempur prajurit Korps Marinir.
Berbagai fasilitas tersebut, lanjutnya, berupa lapangan tembak senapan dengan jarak 1000 meter, 100 meter, 200 meter, 400 meter, lapangan tembak pistol eksekutif, Halang Rintang, Menara Serbaguna, medan untuk Cross Country, medan untuk gerak senjata Arteleri dan medan untuk uji kendaraan tempur Korps Marinir. “Disini merupakan One Stop Service, sekali kesini semua kemampuan peningkatan naluri tempur dapat dilakukan”, jelasnya.

Advanced Search

   Produk SKPD