FK METRA GANDENG LEMBAGA PEMERINTAH GUNA EKSISTENSI

Kamis, 21 Januari 2010 | 15:23


Forum Komunikasi (FK) Media Tradisional (Metra) Jawa Timur siap menggandeng lembaga pemerintahan guna meningkatkan eksistensi para pelaku Metra ke depannya. Selain itu, FK Metra terus berbenah diri dengan membuat AD/ART dan segera menyusun Rencana Strategi (Renstra) 2009-2012.
Ketua FK Metra Jatim, Drs Suko Widodo MA, saat acara Rapat Evaluasi Dan Finalisasi Rencana Strategi Fk Metra 2009-2012 di Hotel Weta Surabaya, Kamis (21/1) mengatakan, untuk meningkatkan eksistensi Metra yang kini mulai meredup, pihaknya telah menjalin kerjasama dengan sejumlah lembaga pemerintahan di antaranya BUMN, BUMD, Dinas Pendidikan dan Dinas Pariwisata. Selain itu FK Metra juga menjalin kerjasama dengan pihak swasta.
“Kami telah menghubungi sejumlah BUMN, BUMD, dan dinas-dinas terkait, serta lembaga swasta untuk menggunakan jasa Metra di acara-acara yang diselenggarakan di lembaga-lembaga itu sebagai hiburan. Banyak nilai plusnya kalau memakai jasa Metra, selain sebagai hiburan, Metra juga sarat informasi,” jelasnya.
Menurut Suko, kerjasama ini untuk menunjukkan kepada gubernur eksistensinya dan sebagai bukti bahwa FK Metra bersungguh-sungguh untuk memajukan dan menggeliatkan kembali Metra di masyarakat. “Gubernur ingin melihat langkah kerja nyata FK Metra, makanya hari ini harus segera tersusun program-program andalan yang akan dilakukan sampai 2012. Apabila kepercayaan gubernur sudah ditangan, kemungkinan pesatnya kemajuan Metra ke depannya semakin cerah,” ujarnya di sela-sela acara.
Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk anggotanya, FK Metra akan menjadi wadah para pelakunya di mana mereka akan dibina sehingga layak tampil di sejumlah acara-acara itu. FK Metra hadir untuk menumbuhkan spirit ke Indonesiaan yang mana Metra merupakan budaya asli dan asal Indonesia. Selain itu, anggota Metra akan terus ditingkatkan semangatnya karena berdasarkan hasil evaluasi pengurus FK Metra, anggotanya sendiri pesimis forum ini akan berkembang dan memajukan Metra kembali.
Sebelum ini, FK Metra telah menyosialisasikan keberadaannya di empat Bakorwil, yaitu Malang, Madiun, Bojonegoro, dan Pamekasan. Selain itu, upaya pengenalan FK Metra juga telah dilakukan di sejumlah media baik TV maupun Radio.

Dukungan Diskominfo Jatim
Kepala Bidang Jaringan Komunikasi, Daan Rahmat Tanot SH mengatakan, pihaknya akan mengupayakan agar FK Metra dapat terangkat akreditasinya. Saat ini, FK Metra masih berupa SK Kepala Dinas Kominfo Jatim. Ke depannya, Diskominfo akan mengupayakan menjadi SK Gubernur.
“Akreditasi FK Metra akan berubah menjadi SK Gubernur yang sebelumnya masih menggunakan SK Kepala Dinas. Tentunya kami melihat dan memantau bagaimana upaya dan langkah kerja nyata yg dilakukan FK Metra terlebih dahulu,” jelasnya.

Advanced Search

   Produk SKPD