DPRD USUL DIRIKAN SEKOLAH UNGGULAN

Senin, 21 Desember 2009 | 14:26


Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur mengusulkan di tiap-tiap kabupaten/kota agar didirikan sekolah-sekolah unggulan. Sedangkan, pendanaan pendirian sekolah ini dapat dilakukan sharing antara Pemprov Jatim dan pemkab/pemkot. Anggota Komisi E DPRD Jatim, Kuswiyanto, dihubungi, Senin (21/12) mengatakan, tujuan pendirian sekolah unggulan ini untuk menyamakan sekolah bertaraf internasional. Tenaga pengajar diharapkan benar-benar memiliki kredibilitas yang tinggi, sehingga dapat menerapkan sistem mengajar yang baik. “Gurunya harus benar-benar berkompetensi, dapat menerapkan konsep mengajar yang baik. Dengan begitu, materi yang diajarkan dapat diserap dan mudah dipahami oleh muridnya,” terangnya. Untuk meningkatkan kredibilitas murid, pihaknya meminta kepada para guru untuk meningkatkan pemberian materi, seperti bimbingan belajar. ”Kita setuju nilai standar ujian semakin bertambah. Tetapi yang terpenting persiapan siswa, dan upaya guru untuk menyukseskan siswanya dalam menghadapi ujian,” terangnya. Selain itu, guru diharuskan memperbaiki cara mengajarnya, seperti penguasaan metologi mengajar terhadap suatu ilmu pengetahuan, penguasaan teknologi, memiliki kompetensi sesuai bidangnya. Dengan begitu, ilmu yang diberikan ke muridnya dapat mudah dipahami. ”Keterampilan–keterampilan itu harus ditingkatkan, sebab guru harus menguasai materi. Kita minta ke diknas untuk menerapkannya,” tuturnya. Selain itu, untuk menunjang proses belajar, sarana dan prasarana harus lengkap. Seperti laboratorium yang berteknologi canggih. Dengan begitu, memudahkan murid yang hendak melakukan penelitian atau praktik. ”Materi yang diterapkan itu dapat diserap oleh murid melalui praktik tersebut. Otomatis sarana dan prasarana sekolah harus lengkap. Sedangkan, untuk pendanaan pendirian sekolah itu dapat dilakukan sharing antara Pemprov dan pemkab/pemkot melalui APBD,” tegasnya. Jika sekolah di kabupaten tersebut dinilai berhasil dan dapat menarik murid banyak untuk bersekolah, maka dapat meniru dan menerapkan konsep sekolah unggulan. ”Tiap kabupaten ada satu, terus dikembangkan di tiap-tiap kecamatan. Bukan hanya itu saja, sekolah unggulan itu dapat menjadi satelit (contoh, red) bagi sekolah di sekitarnya dapat melakukan pembelajaran terhadap sekolah unggulan itu,” tuturnya. Untuk tetap efektif, pihaknya berharap agar Dinas Pendidikan kabupaten/kota terus melakukan pemantauan dan memacu untuk lebih meningkatkan kredibilitasnya lagi. Dengan demikian, tiap-tiap daerah di Jatim memiliki kesamaan standard pendidikan, baik standar pengajar, maupun standar sarana. ”Setiap sekolah harus ada standarnya. Ini untuk menjamin bangsa Indonesia yang berkomitmen mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.

Advanced Search

   Produk SKPD