KAPOLDA KUNJUNGI KEJAKSAAN TINGGI JATIM

Selasa, 10 November 2009 | 05:50


Usai penyerahan jabatan baru, Kapolda Jatim Brigjen Pol Pratiknyo melakukan kunjungan kerja di Kejaksaan Tinggi Jatim sebagai tempat pertama yang dikunjunginya. Pratiknyo langsung disambut Kajati Jatim M Farela di Kantor Kejati Jatim Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Senin (9/11) Kapolda Jatim Brigjen Pol Pratiknyo usai pertemuan Senin (9/11) sore di Kejaksaan Tinggi Jatim mengatakan pertemuan ini untuk silahturahmi antara kapolda Jatim dan Kejaksaan Tinggi Jatim dan juga pertemuan ini membahas masalah hukum itu akan berkoordinasi dibidang pelayanan dan penegakkan hukum yang baik untuk keamanan di Jatim. "Untuk kinerja kita supaya polisi dan kejaksaan sama-sama," ujarnya Hal senada juga disampaikan Kajati Jatim M Farela. Menurutnya, kapolda datangdengan maksud silaturahmi, karena sebagai pejabat baru di Jatim. Hal itu merupakan sesuatu yang wajar. "Pertemuan biasa, koordinasi. Kan sama-sama penegak hukum," ujar Farela. Tim Khusus Sementara itu Jajaran Polisi Daerah (polda) Jawa Timur (Jatim) membentuk tim khusus untuk memburu keberadaan Yulianto, pria yang disebutkan Ari Muladi menyerahkan uang Anggodo ke pimpinan KPK. Tim yang bertugas membantu Mabes Polri ini sudah dibentuk 1 bulan lalu. "Memang sejak 1 bulan lalu kita sudah membentuk tim untuk membantu Mabes mencari Yulianto," kata Kapolda Jatim, Brigjen Pol Pratiknyo kepada wartawan usai melakukan kunjungan ke Kajati Jatim, Senin (9/11) sore. Pratikno juga mengaku sudah mendapatkan kabar soal keberadaan Yulianto. Diduga kuat, orang tersebut masih berada di wilayah Surabaya. "Ya informasinya seperti itu (di Surabaya). Sampai sekarang masih terus dilakukan pencarian," tuturnya. Selain itu juga Jajaran Polda jatim juga terus memburu keberadaan Yulianto. Sejumlah anggota polisi sudah disebar ke berbagai tempat di Jatim yang dicurigai sebagai persembunyian orang yang disebut Ari Muladi menyerahkan uang Anggodo ke pimpinan KPK itu. "Selain di Surabaya, kita juga menyebarkan jaringan-jaringan ke seluruh daerah di Jatim," ujar Pratiknyo. Pratiknyo juga mengimbau dan berharap kepada partisipasi masyarakat dalam kasus ini kepada Masyarakat jatim. Dia meminta masyarakat melapor ke polisi terdekat jika mengetahui keberadaan Yulianto. "Kalau ada yang mengetahui, segera laporkan ke polisi," tukasnya.

Advanced Search

   Produk SKPD