BKP SIAPKAN PERGUB UNTUK TINDAKAN DIVERSIFIKASI PANGAN

Kamis, 8 Oktober 2009 | 14:53


Badan Ketahanan Pangan Jatim (BKP) saat ini menyiapkan pergub mengenai Gerakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal (GP2KP) atau dengan istilah lain Diversifikasi pangan. Hal ini juga menyongsong peringatan Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada 29 Oktober 2009. Kepala Badan Ketahanan Pangan Jatim, Ir Mardjuki Subagyo ME, saat membuka acara Workshop GP2KP di Hotel Utami Juanda, Sidoarjo, Kamis (8/10) mengatakan, pergub ini dibutuhkan untuk mendorong percepatan penganekaragaman konsumsi pangan dan gizi masyarakat agar berperilaku konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman yang berbasis sumberdaya lokal, dan sekaligus mengembangkan industri pengolahan dan bisnis pangan di Jatim. Lebih lanjut Subagyo mengatakan, nantinya di dalam pergub ini akan dibahas mengenai tindaklanjut atas Perpres No 22 tahun 2009. Di mana terdapat tujuan, sasaran, kebijakan, strategi, program dan kegiatan. Kemudian juga terdapat matrik yang jelas, siapa melakukan apa, target yang jelas, target pencapaian, indikator yang jelas serta monitoring dan evaluasinya. Yang melatarbelakangi penyusunan pergub ini adalah untuk menindaklanjuti Perpres 22 tahun 2009 disepakati oleh 18 kementerian. Di mana belum satupun kementerian yang mengeluarkan kepmen-nya sebagai tindaklanjut dari Perpres 22 tahun 2009. Sementara itu belum satupun gubernur yang menindaklanjuti dengan peraturan gubernur, termasuk provinsi Jawa Timur. Dan juga belum satupun bupati/walikota menindaklanjuti dengan peraturan bupati atau walikota. Untuk itu Jatim perlu pergub dan pedoman operasional yang dapat sebagai acuan skpd prov dan kab/kota. Ia menambahkan, dalam prosesnya nanti, BKP akan mengajak PKK Jatim bekerjasama untuk melakukan diversifikasi pangan. Hal ini dirasa sangat membantu karena PKK beranggotakan ibu-ibu dan perempuan yang mana mempunyai peranan sangat penting di dalam sebuah keluarga untuk menentukan menu makanan dalam rumah tangga. Selain itu, BKP juga merancang untuk membentuk sebuah Satuan Tugas (Satgas) pelayanan satu atap untuk pengendalian mutu dan keamanan yang di dalamnya terdapat beberapa tim ahli dari beberapa bidang. Di samping itu juga perlu adanya Satgas serupa untuk pengendalian stabilisasi harga pangan. Upaya-upaya tersebut guna mempercepat proses diversifikasi pangan di Jatim. Untuk penyelesaian pergub ini, Subagyo memberikan waktu sebelum peringatan Hari Pangan se dunia tanggal 29 Oktober mendatang. Sebagai penambah semangat bagi bawahannya, ia mengatakan program ini secara tanggap baru dilakukan BKP Jatim se Indonesia, bahkan, Kepala BKP pusat memberikan apresiasi positif terhadap apa yang dilakukan BKP Jatim. Pihaknya siap untuk menuntaskan pergub ini agar proses diversifikasi pangan dapat segera terlaksana. Ia menambahkan, salah satu tujuan dilakukannya percepatan penganeka ragaman pangan yang berbasis sumber daya lokal ini adalah BBA + CM, yaitu pangan yang Beragam, Bergizi, Aman, Cukup dan Murah.

Advanced Search

   Produk SKPD