PASI SURABAYA OPTIMISTIS REBUT DUA MEDALI EMAS DI PORPROV II/2009

Senin, 14 Sepember 2009 | 14:29


Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan atletik Seluruh Indonesia (PASI) Surabaya optimistis mampu merebut dua medali emas yang ditargetkan KONI Surabaya di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II/2009 yang akan digelar 5-10 Oktober di Malang Raya. Hal teresebut disampaikan Sekretaris Umum (Sekum) PASI Kota Surabaya, Titik Suhayati, di Surabaya, Senin (14/9). Menurutnya, peluang untuk mendulang dua medali emas bagi kontingen PASI Surabaya di Porprov 2009 sangat besar dan bahkan prestasi tersebut akan dapat digadang untuk direalisasikan oleh Sri Wijayati yang akan diflot tampil di nomor lomba 1.500 dan 5.000 meter putri. Apalagi prestasi yang ditunjukkan pelari putri dari Kota Pahlawan ini sangat menonjol dengan mampu tampil menjadi yang terbaik dengan merebut juara di nomor lari 1.500 dan 5.000 meter pada Kejuaraan Jatim Open 2009 yang telah dihelat Maret lalu di Sidoarjo. Penampilan di Jatim Open itulah menjadikan optimistis peluang Sri Wijayati sangat diunggulkan untuk meraih juara. Titik mengatakan, kekuatan para atlet dari cabang olahraga atletik Surabaya yang akan diturunkan pada pagelaran pesta olahraga terbesar di Jawa Timur ini hanya berkekuatan 18 pelari dengan rincian 7 atlet putra dan 11 atlet putri. “Untuk itu, dengan dukungan dan kesiapan para atlet tersebut, saya berharap kekuatan Sri Wijayati dan kawan-kawan dapat merealisasikan gelar juara,” tuturnya. Tim atletik Kota Pahlawan akan menurunkan atletnya untuk tampil di sembilan nomor, yaitu 100 m, 200 m, 400 m, 800 m, 1.500 m, 5.000 m, Tolak Peluru, Lompat Jauh, dan Lompat Tinggi, dari 13 nomor yang dilombakan. Persaingan antar pelari jelasnya pasti terjadi, bahkan kekuatan pelari daerah yang tetap harus diwaspadai kekuatannya tampaknya sudah terlihat dari hasil kejuaraan Jatim Open kemarin. Yakni Kota Malang, Jember, dan Jombang untuk di.sektor jarak menengah 1.500m dan 5.000 m. Sedangkan kekuatan untuk di nomor 100 m, 200 m, dan 400 m, kemampuan para pelari dari Kota Pasuruan, Sidoarjo, dan Kota Blitar tetap diperhitungkan menjadi lawan underdog yang sewaktu-waktu dapat menggusur para lawan-lawannya. Pelatih atletik Surabaya, Riswanto, menjelaskan, meskipun unggulan PASI Surabaya masih bertumpu pada kekuatan dan kemampuan prestasi yang dimiliki Sri Wijayati Cs. Namun jangan lupa dibalik kekuatan tersebut, para pelari Surabaya juga masih menyimpan motivasi maupun ambisi dalam menyumbang medali. “Yang pasti saya katakan, kejutan-kejutan bakal terjadi bagi atletnya dengan harapan bagi mereka yang tidak diunggulkan akan sama-sama mempunyai peluang dan kesempatan untuk menyodok menjadi yang terbaik,” sebutnya.

Advanced Search

   Produk SKPD