GUBERNUR JATIM KUKUHKAN 76 ANGGOTA PASKIBRAKA

Minggu, 16 Agustus 2009 | 20:04


Gubernur Jatim Dr H Soekarwo mengukuhkan 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Jatim 2009. upacara pengukuhan ini berlansung secara hikmat di Gedung Istana Grahadi, Sabtu (15/8) malam. Dalam sambutannya gubernur mengatakan, para anggota Paskibraka adalah siswa siswi pilihan perwakilan dari seluruh kabupaten/kota se-Jatim, yang memiliki mental kuat, disiplin, tegas, bertanggungjawab, dan rasa nasionalisme yang tinggi. Dengan tertanamnya sikap-sikap tersebut, maka pasukan elit pembawa bendera merah putih ini, akan mewarisi sikap dan mental para pejuang bangsa yang telah gugur dimedan perang demi mempertahankan martabat Negara Kesatua Republik Indonesia (NKRI). Dalam perjuangan bangsa ini, pemuda-pemuda Jatim selalu dilibatkan. Seperti perang 10 November 1945 di Kota Surabaya, kala itu ribuan pemuda yang berasal Surabaya dan beberapa daerah lainnya berperang melawan menjajah Belanda, peristiwa ini terus dikenang hingga sekarang. Karena itu gubernur berharap, pemuda-pemuda Jatim khususnya anggota Paskibraka dapat mewarisi sikap dan mental pejuang yang rela berkorban demi bangsa dan negara. ”Mereka adalah generasi penerus bangsa, ditangan merekalah pembangunan bangsa ini akan dilanjutkan, serta merekalah nantinya yang akan mempertahankan kesatuan NKRI dari ancaman pihak asing,” katanya. Saat proses pengukuhan, menurut Pakde sapaan Gubernur Jatim, makna yang paling dalam adalah saat anggota Paskibraka mengucapkan ikrar yang di dalamnya menegaskan, pernyataan sanggup menjalankan semua tugas dan tanggungjawabnya. ”Medapatkan tugas sebagai Paskibraka bukanlah ringan butuh metal yang kuat,” ujarnya. Lebih lanjut dikatakannya, Indonesia adalah bangsa yang kuat, ini dibuktikan saat terjadi krisis ekonomi global yang melanda seluruh dunia. Sebagai negara berkembang, Indonesia terbukti mampu melawan krisis. “Jatim selalu menjadi bagian dalam perkembangan bangsa ini termasuk saat menghadapi krisis ekonomi,” tuturnya. Kepala Bidang Kreatifitas Pemuda Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Jatim Drs Kasdi mengatakan, dari 76 anggota Paskibraka tekelompok terdapat pasukan elit yaktu pengibar bendera yang beranggotakan delapan orang, sedangkan sisanya anggota pasukan dan penarima tamu (Gordon). “Dari 76 anggota yang terbaik akan ditempatkan pada pasukan delapan pembawa bendera, dan komandan upacara, mereka adalah yang terabik diantara yang terbaik,” katanya. Ia menambahkan, Paskibraka Jatim telah dikarantina di Asrama Haji Sukolilo Surabaya selama 11 hari. Di tempat itu mereka digembleng dan di didik oleh Pembina Purna Paskibraka Jatim dan Gartap Surabaya. Saat ditanya adanya kemungkinan anggota yang sakit atau pinsan saat upacara 17 Agustus besok, Kasdi mengatakan, kemungkinan itu bisa saja terjadi karena fisik dan ketegangan (stres) menjelang pelaksanaan, namun ia sangat yakin itu tidak akan mengganggu jalannya upacara, karena tim cadangan telah disiapkan.”Kita punya anggota cadangan yang siap jika harus menggantikan rekannya yang sakit,” terangnya. Refreshing ke Bandung Guna menghilangkan stres dan letih usai menjalankan tugas, 76 anggota Paskibraka Jatim 2009 akan dibawa Dispora Jatim berjalan-jalan ke Kota Bandung. Kegiatan ini menurut Kasdi selalu dilakukan oleh Paskibraka Jatim usai melaksanaan tugasnya.”Tiap tahun kami selalu menbawa seuruh anggota jalan jalan usai melaksanakan tugas. Ini untuk menghilangkan stres,” katanya Setelah itu, Paskibraka akan kembali ke masing-masing daerah untuk melanjtkan aktifitasnya sebagai pelajar.”Mreka akan kembali ke daerahnya, tetapi mereka masuk dalam anggota purna Paskibraka Jatim,””tuturnya.

Advanced Search

   Produk SKPD