WALIKOTA MADIUN DILANTIK SEBAGAI KETUA KWARCAB

Kamis, 13 Agustus 2009 | 13:25


Walikota Madiun, H Bambang Irianto SH MHum dan Wakil Walikota Madiun, H Sugeng Rismiyanto SH MHum, Kamis (13/8) dilantik sebagai Ketua dan Wakil Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka (Kwarcab GP) Kota Madiun. Pelantikan dilakukan oleh Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (Kwarda GP) Bidang Bina Wasa Jatim, Purmadi. Saat dikonfirmasi, Purmadi menjelaskan, pelantikan dilakukan sebagai pergantian antar waktu untuk periode 2007-2012. Selain itu, dilakukannya pelantikan ini juga menjadi upaya menindaklanjuti hasil Musyawarah Cabang (Muscab) yang telah digelar sebelumnya. Untuk itu, pada proses pelantikan kepengurusan baru masa bakti 2007-2012, ia meminta pada Kakwarcab Kota Madiun dan wakilnya agar dapat menjalankan amanah kepengurusan cabang dengan ikhlas dan menjalankan tugas dan program sesuai hasil Muscab yang telah disepakati sebelumnya. Ia menuturkan, pada awal kepengurusan baru di Kwarcab Kota Madiun pergantian antar waktu ini juga menjadi detik-detik akhir masa kepengurusan di Kwarda Jatim. Menurutnya, sejauh ini telah banyak program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Kwarda. Namun, masih banyak pula program yang belum dapat terlaksana, dikarenakan keterbatasan sumber daya, baik SDM maupun keuangan. Sejauh ini, Kwarda masih terbantu oleh hibah dari Pemprov Jatim. Sehinga, jika hanya mengandalkan dana dari Kwarda sendiri, tentunya akan sangat sulit untuk dapat merealisasikan berbagai program yang telah disepakati dari hasil Musda. Untuk itu, berkaca dari pengalaman kwarda tersebut, ia mengimbau pada kepengurusan Kwarcab Kota Madiun agar dapat menentukan program prioritas yang strategis sesuai hasil muscab. “Bagi seluruh pengurus baru, jalankan program sesuai dengan visi, misi, tugas pokok, fungsi dan tujuan, karena dengan itu fokus program insyaallah dapat terlaksana dengan baik,” ungkapnya. Selain itu, melalui kepengurusan baru ini pula diharapkan pada pihak kwarcab agar dapat kembali merevitalisasi gerakan pramuka hingga tingkat kwartir ranting atau kecamatan. Ia menambahkan, melalui GP yang merupakan gerakan pendidikan non formal dalam menyelenggarakan pendidikan kesadaran bela negara bagi kaum muda dapat lebih ditingkatkan di tingkat cabang. Ia pun mengimbau agar nantinya di tiap Kwarcab kab/kota hingga tingkat kwarran atau kecamatan se-Jatim dapat lebih memperbanyak kegiatan kepramukaan agar GP dapat lebih mudah diterima oleh seluruh kalangan masyarakat.

Advanced Search

   Produk SKPD