DIKENAL LUMBUNG PANGAN NASIONAL, DPR RI MINTA MASUKAN PEMPROV

Kamis, 23 Juli 2009 | 15:01


Tim Pengawas Pupuk Dewan perwakilan Rakyak (DPR) RI meminta berbagai masukan tentang hal pengaturan teknis maupun non teknis pengaturan pupuk bersubsidi di Jatim. Alasan memilih Jatim, karena Jatim dikenal sebagai lumbung pangan nasional Indonesia. Ketua Tim Pengawas Pupuk DPR RI, Z Arifin Junaidi ditemui usai rapat kunjungan kerjanya dengan Pemprov Jatim di Ruang Kertanegara Pemprov Jatim Jl Pahlawan Surabaya, Kamis (23/7) mengatakan, dengan adanya berbagai masukan dari sejumlah instansi terkait dari jajaran Pemprov Jatim ini maka akan dijadikan referensi tim. Tujuannya, dapat dijadikan acuan di dalam mengambil suatu kebijakan tentang pupuk bersubsidi nasional ini. Menurutnya, Tim Pengawas Pupuk ini menerima berbagai masukan, mulai dengan cara pemantauan distribusi pupuk bersubsidi ke sejumlah daerah di Jatim hingga di dalam mengambil kebijakan ketika sedang terjadi kelangkaan atau perembesan pupuk berubsidi yang tidak tepat sasaran. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu dicermati atau diperhatikan pemprov Jatim yakni mengenai pengawasan pupuk bersubsidi yang mengalir ke petani. Ternyata, paparan yang disampaikan, ada kekurangan sehingga menyebabkan terjadinya perembesan atau mengalir tidak tepat sasaran. Penyebabnya, Komisi Pengawasan Pupuk Pestisida (KPPP) yang di masing-masing daerah ternyata kinerjanya tidak maksimal. Dikarenakan, lembaga yang sudah terbentuk terdiri dari intansi terkait tidak memiliki anggaran operasional. ”Mereka (KPPP,red) tidak mempunyai anggaran operasional pengawasan. Bagaimana bisa memantau pendistribusian pupuk bersubsidi. Ini yang menyebabkan terjadinya perembesan,” ujarnya. Lebih lanjut dia menuturkan, dengan mendengar berbagai pemasukan maka Tim Pengawas akan menyaring setiap masukan untuk dapat dijadikan suatu kebijakan pendistribusian pupuk bersubsidi nasional ini. ”Informasi dari Jatim ini akan dijadikan bahan Tim Pengawas ini. Saya kira semua masukan ini sangat berharga bagi kami semua,” ujar kata Z Arifin Junaidi yang juga Ketua Komisi IV DPR RI Bidang Pertanian, Kehutanan,. Kelautan dan Perikanan, Perum Bulog, dan Dewan Maritim Indonesia. Dia mengatakan, selain Jatim yang dikenal sebagai tempat lumbung pangan Nasional ada beberapa provinsi lainnya yakni Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Provinsi Jawa Barat (Jabar), dan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Dr H Rasiyo mengharapkan setiap informasi ini menjadi bahan berharga yang dapat bisa dijadikan bahan di dalam mengambil suatu kebijakan oleh TIM Pengawas Pupuk DPR RI ini. ”Kami sangat senang jika Jatim ini dijadikan tempat mencari informasi tentang pupuk bersubsidi ini. Mengingat Jatim merupakan lumbung pangan nasional,” ujarnya.

Advanced Search

   Produk SKPD