PASKA KOARMATIM LATIHAN PEMBEBASAN SANDERA

Jumat, 10 Juli 2009 | 14:04


Guna memantapkan dan melatih kemampuan dalam pelaksanaan tugas, satuan Pasukan Katak Komando Armada RI Kawasan Timur (Paska Koarmatim) melaksanakan latihan pembebasan sandera di kapal Kamis (9/7) kemarin. ”Latihan ini digelar selama 10 hari dan berakhir hari ini,” kata Kadispen Armatim Letkol Laut (Kh) Drs Toni Syaiful Jumat (10/9). Ia menambahkan, di samping latihan penguasaan kapal laut, juga melaksanakan latihan ship boarding, ship movement, CQC (closed quarter combat), psisoner handing, fast rope, air craft movement (penguasaan pesawat udara), penguasaan sea rider, dan mark man ship. ”Jenis latihan yang dilaksanakan, yaitu latihan teknis dan taktis di lapangan, baik perorangan maupun dilakukan dalam bentuk tim,” katanya. Latihan yang dilaksanakan di sekitar basis Makoarmatim, Bandara Juanda, dan Pelabuhan Tanjung Perak itu, untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit Satpaska Koarmatim khususnya dalam melaksanakan operasi penanggulangan teror di laut, maupun di darat (Bandara umum) Dengan latihan ini diharapkan, setiap prajurit Pasukan Katak Koarmatim mampu melaksanakan operasi penanggulangan teror dengan unit kecil ataupun besar guna mendukung operasi militer yang lebih besar. Komandan Satpaska Koarmatim Kolonel Laut (P) Yulius Bustani selaku Papelat mengatakan, pada latihan pembebasan kemarin, Paska Koarmatim berhasil membebaskan seorang ABK (Anak Buah Kapal) yang disandera di atas kapal Tanker Tentrem yang sedang lego di perairan APBS (Alur Pelayaran Barat Surabaya). Kejadiannya pagi itu, bisa dideteksi setelah menerima informasi adanya perompakan dan penyanderaan di atas kapal tanker, dua Tim Pasukan Katak Koarmatim dengan gerakan cepat menggunakan kendaraan tempur air Sea Rider langsung menuju daerah sasaran. Setelah tiba di tempat kejadian, dua tim yang masing-masing beranggotakan tujuh orang dan dipimpin Komandan Tim Serka Kom Susanto ini, dengan menggunakan tali merayap naik ke atas kapal kemudian mengendap-ngendap mencari sasaran musuh. Setelah diketahui keberadaan musuh, dengan cekatan tim langsung menyerbu dan melumpuhkan para penyandera tersebut. Dalam penyerbuan, tidak ada perlawanan dari perompak sebanyak 10 orang itu. Mereka langsung menyerah tanpa memberikan perlawanan. Setelah menguasai keadaan, prajurit Pasukan Katak Koarmatim ini segera membebaskan sandera untuk dibawa ke luar kapal. “Kronologis kejadian tersebut, merupakan salah satu simulasi latihan yang digelar Satpaska Koarmatim dalam latihan penanggulangan teror di atas kapal tanker yang sedang lego di perairan ABPS, dengan nama materi latihan Ship Craft Movement (penguasaan kapal laut),” kata Kolonel Laut (P) Yulius Bustani.

Advanced Search

   Produk SKPD