SEBANYAK 620 ORANG LOLOS MENJADI BRIGADIR POLRI TA 2009

Selasa, 7 Juli 2009 | 02:26


Sebanyak 620 calon anggota polisi dengan pangkat brigadir polisi lolos seleksi dan berhak mengikuti pendidikan sebagai calon polisi yang akan dilaksanakan pada 14 Juli 2009 di Sekolah Polisi Negara (SPN) di Mojokerto. Kapolda Jatim, Irjen Pol Anton Bahrul Alam, Senin (6/7) di gedung Mahameru Mapolda Jatim mengatakan, polda telah menyeleksi anggota calon brigadir sebanyak 744 orang dari sup panda di Jatim, namun keterbatasan dari pusat mabes polri untuk wilayah Jatim sebanyak 620 orang yang mengikuti tes. “Semua calon anggota yang sudah diseleksi ini merupakan calon anggota sangat bagus semua baik dari tes kesehatan hingga tes psikologi. Namun karena keterbatasan dari mabes yang mengharuskan untuk wilayah Jatim sebanyak 620 anggota yang akhirnya diambil dari nilai yang rangkingnya bagus mulai dari tes tahap awal hingga tes akhir,” ujarnya. Ia menjelaskan antusias pendaftaran calon polisi sangat tinggi. Pada awalnya yang mendaftar sekitar 10.125 orang, setelah mengikuti tes seleksi akhirnya didapatkan sebanyak 9.331 yang masuk seleksi dan akhirnya keterbatasan dana dan juga dari mabes polri akhirnya yang terpilih sebanyak 620 orang yang masuk untuk mengikuti pendidikan. Data dari tujuh sup panda di Jatim yang lolos dari sub Panda satu dari Polwiltabes Surabaya yang masuk pendidikan sebanyak 87 orang dan yang tidak lolos sebanyak 13 orang, Polwitabes Malang yang masuk pendidikan 112 orang dan yang tidak lolos sebanyak 20 orang, dari Polwil Besuki yang lolos sebanyak 49 orang dan yang tidak lolos 5 orang. Selain itu, dari Polwiltabes Kediri yang lolos seleksi 65 orang dan yang tidak lolos sebanyak14 orang, dari Polwil Madiun yang lolos sebanyak 68 orang dan yang tidak lolos sebanyak 11 orang, Polwil Bojonegoro yang masuk pendidikan sebanyak 122 orang dan yang tidak lolos sebanyak 18 orang, Polwil Madura yang lolos sebanyak 117 dan yang tidak lolos 10 orang, dan untuk pendidikan Polwan di Jatim polda telah mengirimkan 22 orang yang saat ini mengikuti pendidikan di Jakarta. Ia mengimbau kepada calon yang lolos seleksi dan mengikuti pendidikan di kepolisian agar benar serius dalam belajar karena mereka akan menjadi penerus kepolisian yang akan datang. Menurutnya, seluruh kegiatan ini telah dilakukan pengawasan baik internal maupun eksternal yang melibatkan Komisi Pelayanan Publik (KPP) Jatim, Ikatan Dokter Indonesia (IDI Jatim), HIMPSI (Himpunan Psikologi), Disnaker Trans dan Kependudukan Prop. Jatim, Dinas Pendidikan, Kopertis Wilayah VII Jatim. Proses rekruitmen telah menjadi salah satu dari 4 ( empat ) program akselerasi dan program keberhasilan segera ( Quick Wins ) sebagai bagian dari program reformasi birokrasi bidang SDM yaitu mengelola secara profesional, transparan dan akuntabel. Sementara itu Kasubid publikasi Polda Jatim AKBP Suhartoyo mengatakan lamanya pendidikan calon brigadir ini selama 11 bulan dimana 5 bulan untuk pendidikan dan 5 bulan lagi untuk magang dan 1 bulan untuk menerima lencana atau lambang dari mabes polri dan selama pendidikan mereka akan tetap diberi gaji dan berpangkat bripda brigadir dua.

Advanced Search

   Produk SKPD