OPTIMALKAN BUDIDAYA JAMUR TIRAM BINAAN ROMPI SURABAYA

Senin, 25 Mei 2009 | 16:15


Hasil budidayaan jamur tiram milik Rumah Olah Mental Pemuda Indonesia (ROMPI) Surabaya saat ini sudah dapat dinikmati. Pasalnya, hampir satu bulan lebih, budidaya jamur tiram dapat memberikan hasil yang baik. Hasil ini terlihat dari semakin banyaknya tumbuh jamur di beberapa baglog (tempat tumbuh jamur tiram, red). Penanggung jawab budidaya jamur tiram ROMPI Surabaya, Sunaji Spd di kantornya, Senin (25/5) mengatakan, saat ini pertumbuhan jamur tiram yang dibudidayakan ROMPI relatif lebih baik, di mana secara tempat dan cuaca sudah mendukung meski tidak semuanya. Menurutnya, untuk budidaya jamur tiram ini harus dikembangbiakkan di daerah yang beriklim dingin atau bersuhu udara lembab dan di daerah sekitar pantai. Tetapi di daerah Surabaya ia tidak dapat menemukan daerah yang 100 persen sama seperti daerah yang seharusnya dibutuhkan untuk perkembangbiakkan budidaya jamur tiram. ‘’Alhamdullilah kita sudah menyiasatinya dengan cara membuat tempat budidaya jamur yang sama seperti tempat-tempat yang bersuhu lembab. Dan hasilnya relatif baik,’’ ujarnya. Dia menjelaskan, dari perjalanan membudidayakan jamur tiram, ROMPI telah memanfaatkan hasil budidaya jamur sebagai bahan makanan kebutuhan sehari-hari yaitu dengan cara dijadikan jamur tiram sebagai sayur dan kripik. ‘’Di sini anak-anak binaan ROMPI hampir tiap hari membuat kripik jamur tiram sehingga menu kripik jamur tiram merupakan makan favorite,’’ ujarnya Lebih lanjut dikatakan, sebenarnya tujuan dari budidaya jamut ini tidak semata-mata untuk mencukupi kebutuhan makan anak-anak binaan ROMPI, tetapi lebih pada pengembangan unit usaha yang telah dipersipakan ROMPI sebelumnya. ‘’Di ROMPI ada banyak unit usaha di antaranya adalah rental komputer, bengkel, sofenir, budidaya jamur tiram dan semacamnya,’’ ujarnya. Ke depan ia berharap dengan budidaya jamur tiram ini dapat memberikan masukan atau pendapatan bagi ROMPI untuk dapat eksis dan berkembang. ‘’Jika saat ini ROMPI belum dapat menikmati dari hasil penjulaan jamur tiram, minimal anak binaan ROMPI sudah dapat ilmu bagaimana cara membudidayakan jamur tiram yang benar,’’ ROMPI optimistis akan mencetak pemuda-pemuda yang siap untuk membudidayakan jamur tiram, mengingat dari hasil pelatihan yang lalu banyak pemuda yang tertarik untuk belajar budidaya jamur tiram. Dan hal ini terbukti dari banyaknya pemuda yang menanyakan ke ROMPI untuk segera mengadakan pelatihan lanjutan budidaya jamur tiram.

Advanced Search

   Produk SKPD